Lokasi: Berita >>
Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
Berita6692 Dilihat
RingkasanUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampus-uin-sunan-gunung-djati-bandung-2024-dfgferh.jpg)
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT). Setiap jalur dirancang untuk mengakomodasi potensi calon mahasiswa dari sisi akademik, keagamaan, maupun kemampuan khusus lainnya.
Jalur Tahfidz/Qiro’atul Kutub diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz atau kemampuan Qiro’atul Kutub. Jalur Prestasi menyasar calon mahasiswa dengan prestasi di bidang Seni dan Olahraga, Pramuka, PMR, Paskibra, atau Ketua OSIS minimal tingkat regional (kota/kabupaten). Jalur Disabilitas merupakan seleksi khusus bagi penyandang disabilitas yang memiliki potensi akademik dan motivasi belajar tinggi, diselenggarakan dengan prinsip inklusivitas, kesetaraan, dan keadilan dengan memperhatikan kebutuhan aksesibilitas peserta selama proses seleksi.
Jalur Khusus Moderasi Beragama ditujukan bagi calon mahasiswa yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, keadilan, keseimbangan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Jalur ini bertujuan menjaring calon mahasiswa yang mampu berkontribusi dalam penguatan kehidupan beragama yang inklusif, harmonis, dan berlandaskan nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin di lingkungan akademik.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/183pennz9.html
Artikel Terkait
Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
BeritaRirin dan Yuni telaten menyusun dan menggunting pola bahan pembuatan tas etnik di Workshop Mamnich, Jalan Merbabu Raya, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Pekerjaan ini bukan hal baru bagi keduanya karena bertahun-tahun pengalaman telah menempa Ririn dan Yuni menjadi perajin terampil yang mengolah kain menjadi produk fesyen sarat nilai budaya tradisional dan kearifan lokal....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
BeritaMikroplastik telah ditemukan hampir di setiap ekosistem, mulai dari dasar laut hingga tundra Antartika, dan partikel kecil ini tidak hanya menumpuk di otak tetapi juga mampu melewati sawar darah-otak atau blood-brain barrier. Konsentrasi mikroplastik pada sampel tahun 2024 lebih tinggi dibandingkan tahun 2016, yang merupakan sisa dari masifnya produksi plastik global....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
BeritaKetua YPBLC, Julian Bongsoikrama, menyatakan kegiatan sosial tersebut menjadi ruang berbagi sekaligus sarana membangun karakter dan kreativitas anak. "Kampus dan yayasan bukan hanya ruang akademik, tetapi juga tempat di mana kita mengasah kreativitas, keberanian tampil, dan kemampuan berkolaborasi untuk tujuan mulia kemanusiaan," ujar Julian dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Curigai Rismon, Dokter Tifa Buka Jalur Baru Ijazah Jokowi
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Pelatih Ekuador Sebastian Beccacece Tanpa Karier Pemain
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Artikel Terbaru
Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Tautan Sahabat
- Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris
- Pemuda Bonceng Tiga Tabrak Tiang Demi Kabur dari Kejar Massa
- Pramono Klaim Jakarta Kota Teraman Nomor Dua ASEAN
- Pendeta Abraham: Kenaikan Yesus Bukan Sekadar Seremoni
- Polisi Gagalkan Balap Liar dan Pesta Miras di Tangsel
- Kebakaran Tewaskan 22 Orang, Bos Terra Drone Bantah Lalai
- Polisi Amankan 3 Pemuda Curi Kabel di Pademangan
- Polisi Bekasi Tangkap Pengedar, Sita Ratusan Hexymer dan Tramadol
- BMKG: Cerah di Jakarta, Hujan di Bogor dan Bekasi
- Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Maut Pasar Grogol