Lokasi: Hikmah >>
Pelatih Ekuador Sebastian Beccacece Tanpa Karier Pemain
Hikmah9336 Dilihat
RingkasanSebastián Beccacece resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Ekuador pada 1 Agustus 2024 dengan kontrak hingga 31 Desember 2026. Pelatih asal Argentina kelahiran Rosario, 17 Desember 1980 ini saat ini berusia 45 tahun dan membangun reputasi sepenuhnya dari jalur kepelatihan sejak usia muda....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Berikut-profil-Sebastian-Beccacece-merupakan-pelatih-Timnas-Ekuador-di-Piala-Dunia-2026.jpg)
Sebastián Beccacece resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Ekuador pada 1 Agustus 2024 dengan kontrak hingga 31 Desember 2026. Pelatih asal Argentina kelahiran Rosario, 17 Desember 1980 ini saat ini berusia 45 tahun dan membangun reputasi sepenuhnya dari jalur kepelatihan sejak usia muda.
Memegang Lisensi UEFA Pro, Beccacece dikenal sebagai pelatih modern dengan pendekatan taktik intensitas tinggi dan organisasi permainan rapi. Karier kepelatihannya dimulai pada 2003 sebagai asisten pelatih di Sport Boys, kemudian berlanjut di Coronel Bolognesi (2004–2006), Universidad de Chile (2011–2012), Timnas Chili (2012–2015), dan Timnas Argentina (2017–2018). Ia juga pernah menangani Timnas Argentina U20 sebagai pelatih kepala pada 2017–2018.
Beccacece kemudian dipercaya sebagai pelatih kepala Defensa y Justicia (2018–2019), Independiente (2019), Racing Club (2020–2021), kembali ke Defensa y Justicia (2021–2022), sebelum melanjutkan petualangan ke Eropa bersama Elche CF (2023–2024). "Kunci perkembangan kami adalah meningkatkan kualitas individu pemain, terutama dalam pengambilan keputusan, umpan, dan penempatan posisi. Saya yakin mereka mampu mencapai level yang lebih tinggi," ujar Beccacece.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/80f199918.html
Artikel Terkait
Thom Haye Gol Indah Bawa Persib Ungguli PSM 0-1
HikmahPersib Bandung unggul sementara atas PSM Makassar di babak pertama laga yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Adam Alis dan kolega tampak kesulitan menghadapi tempo permainan tinggi dari tuan rumah, namun efektivitas serangan Maung Bandung membawa mereka unggul di jeda babak pertama....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPsikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
HikmahKorban kekerasan seksual berisiko mengalami gangguan mental hingga menjadi pelaku di masa depan jika luka psikologis tidak ditangani dengan baik, ujar dr Johan dalam podcast Momspiration yang tayang langsung di YouTube Tribunnews dan Tribun Health pada Senin (11/5/2026). Masyarakat sering kali hanya fokus pada proses hukum, padahal pemulihan psikologis korban sama pentingnya, jelas dr Johan....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaDiet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
HikmahPenurunan berat badan drastis tanpa pengawasan dokter justru bisa membuat tubuh terlihat lesu, lemas, dan tampak seperti orang sakit, karena massa otot ikut hilang. Dokter Spesialis Gizi Klinik RSU Bhakti Asih, dr....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Rupiah Tembus Rp17.500, Harga Pangan-Elektronik-Obat Melonjak
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Artikel Terbaru
Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Ricuh PSM vs Persib, Pemain Aman Tertahan di Ruang Ganti
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Tautan Sahabat
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- Celios Tawarkan Kursus Ekonomi Gratis ke Prabowo
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- IHSG Ambruk 3,08 Persen ke 6.396, Ini Pemicunya