Lokasi: Berita >>
SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Adopsi Kurikulum IB
Berita293 Dilihat
RingkasanSekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SMA-Al-Hikmah-International-Islamic-Boarding-School-IIBS-3.jpg)
Sekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global. Jaringan IB dikenal luas memiliki standar akademik ketat, pendekatan belajar berbasis penyelidikan (inquiry-based learning), serta fokus pada kesiapan siswa menghadapi tantangan abad ke-21.
"Menjadi sekolah IB bukan sekadar mengejar pengakuan internasional. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan yang membentuk siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat, berwawasan global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam," ujar Ahmad Fais dalam keterangannya. Ia menambahkan, langkah besar ini diharapkan membuka karpet merah bagi para siswa untuk mengakses perguruan tinggi top, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari itu, kurikulum IB dipercaya bakal memperkuat ekosistem belajar yang memicu kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, hingga kepedulian sosial tinggi pada diri siswa. Status IB ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak generasi pemimpin global yang berakar pada nilai keislaman.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0lnp1usrw.html
Artikel Terkait
Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
BeritaTeknologi pengisian daya atau charging berkembang sangat pesat pada tahun 2026, di mana fast charging kini semakin cepat, wireless charging makin stabil, dan kapasitas baterai meningkat signifikan. Dalam laporan yang dipublikasikan pada 14 Mei 2026, CNET mengungkap bahwa persoalan utama bukan lagi pada kecepatan semata, melainkan faktor lain yang memengaruhi performa pengisian daya secara keseluruhan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
BeritaPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
【Berita】
Baca Selengkapnya6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
BeritaStudi terbaru dalam jurnal Science yang meneliti data dari 6. 500 orang berbagai usia mengungkapkan kabar baik khusus untuk perempuan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Tim Cook Pastikan Ikut Kunjungan Trump ke China
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Tentara Israel Tangkap Dua WNI di Kapal Misi Kemanusiaan
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Tautan Sahabat
- Sitha Marino Abaikan Hujatan Gegara Pacaran Bastian Steel
- Eks ART di DPR Minta Anggota Dewan Tak Pilih Kasih
- Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah Agustus
- Sinopsis 402 Rumah Sakit Angker, Tayang 9 Juli 2026
- Ahmad Dhani Singgung Maia Estianty Soal Tudingan KDRT 20 Tahun
- Aldi Taher Minta Maaf Pada Dewi Perssik Usai Singgung Anak
- Calvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
- Desta Akui Kesal Saat Pertama Jumpa Ahmad Dhani
- Saputra Gagal Casting Puluhan Kali Meski Punya 20 Juta Follower
- D'MASIV Resmi Indie, Tinggalkan Label Musik Demi Mimpi