Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup35 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/03mwdzfmo.html
Artikel Terkait
MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahir Dua Juara Baru
Gaya HidupTurnamen sepak bola putri usia dini di Lapangan Bogowonto dan Lapangan Bola Jala Krida, Surabaya, melahirkan dua juara baru, yaitu SDN Pacarkeling V/186 B di kategori KU 12 dan SDN Manukan Kulon di kategori KU 10. Partai final KU 12 mempertemukan SDN Pacarkeling V/186 B melawan SDN Manukan Kulon dengan pertandingan sengit yang harus ditentukan lewat adu penalti....
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Gaya HidupDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
Baca SelengkapnyaHantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Gaya HidupPenyakit akibat tikus memiliki perbedaan mendasar meskipun sama-sama ditularkan oleh hewan pengerat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Remaja Bogor Tewas Digigit Mainan Ular Berbisa, Viral
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Artikel Terbaru
Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Persija Siap Datangkan Pemain Piala Dunia 2026
Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
Tautan Sahabat
- Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
- TKA Tidak Tercantum di Ijazah, Ini Penjelasannya
- 50 Soal PAT Bahasa Inggris Kelas 7 Semester 2 dan Jawaban
- Pelita Sediakan Beasiswa Rp3 Miliar untuk Mahasiswa Vokasi
- Syarat Daftar Mandiri Jalur Kemitraan UNS 2026
- Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Mayoritas Berawan, Kulim Hujan
- Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
- SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
- Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 273 Uji Kompetensi
- Pendaftaran SPMB SD SMP Bekasi 2026, Siapkan Dokumen Ini