Lokasi: Properti >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Properti663 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/zqcgkewga.html
Artikel Terkait
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
PropertiSenam ergonomik membantu mengurangi keluhan nyeri sendi dan menjaga kestabilan kadar asam urat, serta melancarkan peredaran darah, meningkatkan fleksibilitas tubuh, hingga memperbaiki suasana hati. Roida, seorang instruktur senam, menjelaskan bahwa senam ergonomik dirancang dengan gerakan ringan sehingga aman dan mudah diikuti oleh berbagai kelompok usia....
【Properti】
Baca SelengkapnyaAktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
PropertiPendiri Poros Musyawarah Masyarakat Blok Lapaopao (PORMMAL), Ihwan Kadir, menyatakan keresahan masyarakat di kawasan lingkar tambang mulai terasa akibat perlambatan aktivitas industri. "Pedagang kecil mulai mengeluh omzet turun, kontraktor lokal mulai kehilangan ritme kerja, sopir hauling mulai takut kendaraan mereka berhenti beroperasi, warung-warung mulai sepi, dan masyarakat mulai bertanya kalau industri melambat, kami harus makan apa?" ujar Ihwan pada Sabtu (16/5/2026)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaBI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
PropertiNilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali melemah hingga menembus Rp 17. 600 per dolar AS pada pertengahan Mei 2026....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- OJK Imbau Investor Tenang Jelang Rebalancing MSCI Besok
Artikel Terbaru
Bruno Fernandes Garang, Casemiro Kunci Kemenangan MU
KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Keuangan Wajib Transparan
Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
Tenant Baru Padati Mal Jakarta, Pasar Kondominium Lesu
Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
Tautan Sahabat
- MK Putuskan Ibu Kota RI Tetap Jakarta Sebelum Keppres
- Bamsoet Tekankan Peran Kebangsaan di HUT ke-8 Motor Besar
- Polemik Cerdas Cermat, Ketua Komisi II Minta Juri Dicopot
- Harta Nadiem Terancam Disita Jika Gagal Bayar Rp5,6 Triliun
- Kapolda Metro Bintang Tiga, Apa Plus Minusnya?
- BNN Tangkap 31 Tersangka Narkoba di Operasi Saber Bersinar 2026
- Pemantauan Hilal Zulhijah 1447 H di 88 Titik, Sidang Isbat 17 Mei
- TNI AL Temukan 16 Ton Timah Ilegal di Gudang PIK
- Tujuh Komoditas Strategis Tak Perlu Impor, Ketahanan Pangan Kuat
- Video Gubernur BI soal Staf Menkeu Purbaya Dibantah Kemenkeu