Lokasi: Hikmah >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Hikmah88841 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/qrkszj509.html
Artikel Terkait
Ayu Aulia Tulis Bijak Usai Dihujat soal Hubungan Pejabat R
HikmahAyu Aulia diduga pernah hamil dari hubungan di luar pernikahan dengan sosok berinisial R dan memilih melakukan aborsi. Langkah aborsi itu disebut-sebut masih menyisakan dampak negatif bagi kesehatan Ayu Andiyanti Aulia hingga kini....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaIlmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
HikmahAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaKemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
HikmahPemerintah Indonesia memastikan kesiapan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi penyakit infeksi emerging, dengan menyatakan seluruh fasilitas mulai dari rumah sakit rujukan, ketersediaan alat PCR, alat pelindung diri (APD), hingga tempat tidur isolasi dan ICU dalam kondisi cukup. Saat ini terdapat 198 rumah sakit jejaring pengampuan penyakit infeksi emerging di seluruh Indonesia, dan dari jumlah tersebut, sebanyak 21 rumah sakit sentinel telah disiapkan di 20 provinsi....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Artikel Terbaru
IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Harga Emas Antam 12 Mei 2026 Meroket ke Rp2.859.000
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Tautan Sahabat
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
- Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
- Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- Rebalancing MSCI Dinilai Dorong Penguatan Pasar Modal
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM