Lokasi: Gaya Hidup >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Gaya Hidup29169 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/jsetngfpc.html
Artikel Terkait
Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
Gaya HidupIndia meluncurkan Operasi Sindoor yang menyerang sembilan target terkait Lashkar-e-Taiba (LeT) dan Jaish-e-Mohammed (JeM), termasuk markas LeT di Muridke dan kompleks JeM di Bahawalpur, demikian dikutip dari National Interest pada Kamis (14/5/2026). Pakistan saat itu menolak argumen tersebut dan menilai dampak utama Operasi Sindoor bukan hanya kerusakan fisik terhadap target militan, melainkan perubahan perhitungan biaya politik dan militer terkait terorisme lintas batas....
Baca SelengkapnyaGus Miftah: Judi Online, Bullying, Kekerasan Seksual Jangan Dianggap Sepele
Gaya HidupMenteri Agama Nasaruddin Umar menyoroti tantangan serius yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari judi online, kecanduan gadget, krisis mental, hingga kekerasan dan bullying. "Anak muda hari ini menghadapi tantangan yang berbeda....
Baca SelengkapnyaKekerasan Pesantren Berulang, Pemerintah Didorong Perketat Pengawasan
Gaya HidupIndonesia Youth Awakening Center (IYAC) menyoroti pola berulang dalam kasus kekerasan seksual di pesantren yang mencerminkan kegagalan pengawasan dan perlindungan. Priyo, perwakilan IYAC, menegaskan bahwa pesantren sejatinya adalah tempat pembentukan akhlak dan karakter bangsa, namun kekerasan seksual yang terus berulang tanpa pengawasan dan sistem perlindungan kuat mempertaruhkan masa depan korban dan marwah lembaga pendidikan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 49 Offroader Ramaikan Kejurnas Adventure Offroad Tangkiling
- Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak Resmi Dilantik Jadi Kalemdiklat Polri
- Daftar Barang Mewah Sandra Dewi Dilelang Kejagung
- Menteri Agama Ajak Umat Islam Perkuat Ibadah Idul Adha
- Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
- Noel Ebenezer Terjerat Kasus Pemerasan K3, Harap Selesai
Artikel Terbaru
Elon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China
PMKNU Hadirkan Tokoh Nasional Perkuat Kaderisasi Pemimpin
MK Soroti QR Code Produk Makanan Tidak Aktif
Gubernur BI Dipanggil Prabowo Bahas Rupiah Melemah
Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
Harta Nadiem Terancam Disita Jika Gagal Bayar Rp5,6 Triliun
Tautan Sahabat
- Tabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
- Polda Metro Tangkap 16 Begal dan Sita Senjata Api
- Wapres Gibran Tinjau Proyek MRT Fase 2A HI-Monas
- 320 WNA Sindikat Judol Jakbar Segera Disidang di Indonesia
- Bareskrim Bongkar Siasat Kode Merah Narkoba 12 Tahun
- Satpam Supermarket Pamulang Dikeroyok, Polisi Tangkap Pelaku
- Ayah di Tambun Cabuli Anak, Modus Edukasi Seksual
- Dokter Forensik Dicecar Soal Waktu Kematian Korban
- Polisi Selidiki Viral Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
- Libur Panjang, 10 Ribu Pengunjung Padati TMII Kamis Siang