Lokasi: Hikmah >>
Kekerasan Pesantren Berulang, Pemerintah Didorong Perketat Pengawasan
Hikmah73775 Dilihat
RingkasanIndonesia Youth Awakening Center (IYAC) menyoroti pola berulang dalam kasus kekerasan seksual di pesantren yang mencerminkan kegagalan pengawasan dan perlindungan. Priyo, perwakilan IYAC, menegaskan bahwa pesantren sejatinya adalah tempat pembentukan akhlak dan karakter bangsa, namun kekerasan seksual yang terus berulang tanpa pengawasan dan sistem perlindungan kuat mempertaruhkan masa depan korban dan marwah lembaga pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/proyo-pk.jpg)
Indonesia Youth Awakening Center (IYAC) menyoroti pola berulang dalam kasus kekerasan seksual di pesantren yang mencerminkan kegagalan pengawasan dan perlindungan. Priyo, perwakilan IYAC, menegaskan bahwa pesantren sejatinya adalah tempat pembentukan akhlak dan karakter bangsa, namun kekerasan seksual yang terus berulang tanpa pengawasan dan sistem perlindungan kuat mempertaruhkan masa depan korban dan marwah lembaga pendidikan. Ketertutupan lingkungan asrama seringkali menjadi celah yang disalahgunakan oleh pihak tertentu.
Priyo memaparkan data dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) yang mencatat 573 kasus kekerasan di lingkungan pendidikan sepanjang 2024, dengan 20 hingga 36 persen di antaranya terjadi di lembaga pendidikan berbasis agama. Tren ini menciptakan diskursus negatif di ruang publik dan berujung pada ketidakpercayaan masyarakat, khususnya orang tua, untuk menitipkan pendidikan anak di sistem sekolah berasrama, terutama jika institusi tersebut dianggap tidak adaptif terhadap prinsip perlindungan anak modern.
Menanggapi tantangan ini, Priyo menegaskan bahwa reformasi harus dilakukan menyeluruh dan tidak sekadar mengandalkan penindakan hukum terhadap pelaku. Negara dan seluruh pemangku kepentingan harus memastikan standar perlindungan anak yang ketat, mekanisme pelaporan independen, audit berkala terhadap lembaga pendidikan berasrama, serta pendidikan seksual dan psikologis yang memadai bagi santri. Priyo menambahkan, KPAI tidak cukup hanya hadir saat kasus mencuat, melainkan harus ada sistem pengawasan berkala, kanal pengaduan khusus santri, hingga inspeksi mendadak terhadap lembaga pendidikan berasrama yang terindikasi memiliki praktik kekerasan. Priyo berharap semua elemen terkait bertindak menyelamatkan marwah pesantren agar kembali menjadi ruang yang aman, sehat, dan bermartabat, sehingga kepercayaan masyarakat dapat pulih dan terjaga bagi masa depan generasi muda.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/399c3499566.html
Artikel Terkait
Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
HikmahBanyak orang mengabaikan keluhan jantung berdebar atau sesak napas karena menganggapnya akan hilang setelah istirahat. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda atrial fibrilasi, gangguan irama jantung yang serius....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMenlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
HikmahMenteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan menekankan pentingnya koordinasi erat antara Indonesia dan Singapura di tengah ketidakpastian dunia, khususnya saat menghadapi krisis global yang berdampak pada sektor energi dan ekonomi akibat konflik Timur Tengah. "Di masa-masa seperti ini, saya rasa sangat penting bagi kedua negara kita untuk saling mendukung satu sama lain dalam krisis guna memastikan terutama pada hal-hal esensial seperti energi dan ekonomi, dan agar kedua negara kita terus tetap berfungsi dan memberikan layanan bagi rakyat kita," ujar Vivian dalam pertemuan bilateral tersebut....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaIsrael Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
HikmahFasilitas militer rahasia di Suriah yang disebut telah beroperasi sejak lama sebelum konflik besar antara Amerika Serikat dan Iran memicu kemarahan sejumlah pejabat keamanan. Laporan dari The New York Times mengungkap keberadaan pangkalan tersebut setelah seorang warga sipil bernama Awad ditemukan tewas secara misterius....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Prabowo Serahkan Alutsista Pesawat Tempur dan Misil ke TNI
- Citra Satelit Tunjukkan Kebocoran Minyak di Pulau Kharg, Iran Bantah
- Xi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
- Senat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
Artikel Terbaru
Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
Rusia Tuduh AS Ingin Kuasai Energi Global Lewat Trump
Jepang Selidiki Warganya Terkait Prostitusi Anak di Indonesia
Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin: Ikuti Saja Keputusan
AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
Tautan Sahabat
- Jadwal SPMB Tangsel 2026 TK SD SMP Mulai Akhir Mei
- Unpad Buka Pendaftaran Magister PJJ 2026 Full Daring
- Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
- 85 Soal Bahasa Indonesia Kelas 4 Semester 2 Lengkap Kunci Jawaban
- Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
- SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
- Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 153 Merdeka
- Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 273 Uji Kompetensi
- Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026