Lokasi: Gaya Hidup >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Gaya Hidup661 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/9k84gnw6r.html
Artikel Terkait
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Gaya HidupPrevalensi obesitas di Indonesia meningkat signifikan berdasarkan Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Sekitar 1 dari 4 orang dewasa atau 23,4 persen kini hidup dengan obesitas, naik dibanding tahun 2018 yang tercatat sebesar 21,3 persen....
Baca SelengkapnyaTidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Gaya HidupDokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Dony Yugo Hermanto, Sp....
Baca SelengkapnyaLansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Gaya Hidupdr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Artikel Terbaru
PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United 2-1, Persis Solo Senang
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Tautan Sahabat
- Raffi Ahmad Biayai Pertemuan Ressa dan Aisha di Singapura
- Jadwal TV Rabu 13 Mei 2026: Lapor Pak! dan Cipung
- Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin: Turuti Saja Keputusannya
- Sinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
- Ayu Aulia Dituding Duta Halusinasi Usai Akui Hubungan dengan Pejabat R
- Lisa Mariana Beri Pesan untuk Suami Usai Balikan
- Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Salmokji Korea
- Ahmad Dhani Bela Syifa Hadju soal Busana Dipersoalkan
- ‘Cinta & Rahasia’ Tayang, Drama Emosional Penuh Intrik
- Ahmad Dhani Sebut Laporan Lita Gading Naik Sidik