Lokasi: Travel >>
Taisei Marukawa Beri Kode Siap Dinaturalisasi untuk Timnas
Travel483 Dilihat
RingkasanTaisei Marukawa secara terbuka menyatakan kesiapannya menjalani naturalisasi dan membela Timnas Indonesia setelah memenuhi syarat tinggal di Indonesia selama lima tahun berturut-turut sejak bergabung dengan Persebaya Surabaya pada Mei 2021. Pernyataan tersebut menjadi kode keras bagi PSSI dan pelatih Timnas Indonesia untuk mempertimbangkan pemain berusia 29 tahun kelahiran Higashihiroshima, Jepang itu....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Taisei-Marukawa-Manahati-Lestusen-Dewa-United-Malut-United.jpg)
Taisei Marukawa secara terbuka menyatakan kesiapannya menjalani naturalisasi dan membela Timnas Indonesia setelah memenuhi syarat tinggal di Indonesia selama lima tahun berturut-turut sejak bergabung dengan Persebaya Surabaya pada Mei 2021. Pernyataan tersebut menjadi kode keras bagi PSSI dan pelatih Timnas Indonesia untuk mempertimbangkan pemain berusia 29 tahun kelahiran Higashihiroshima, Jepang itu. Ditemui di mixed zone Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/5/2026), Marukawa tak menampik peluang tersebut dengan mengatakan, "Ya, buat saya semuanya masih memungkinkan. Kalau ada yang bantu saya, mau," ujar Taisei Marukawa, dikutip dari BolaSport.com, Minggu (17/5/2026).
Sikap terbuka ini langsung menjadi sorotan karena Marukawa datang ke Indonesia tanpa latar belakang keturunan Indonesia dan murni memenuhi aturan residency FIFA. Perjalanan kariernya di Tanah Air dimulai dari Persebaya Surabaya, kemudian bersinar bersama PSIS Semarang selama dua musim, dan kini menjadi andalan di Liga 1 Indonesia. Kecepatan, dribbling tajam, serta kemampuan menciptakan peluang membuatnya kerap menjadi momok bagi bek-bek Liga 1 dan membuktikan kualitasnya sebagai pemain asing yang adaptif.
Naturalisasi Marukawa berpotensi mencetak sejarah karena ia akan menjadi pemain Jepang pertama yang membela Timnas Indonesia. Namun, pemain kelahiran Mei 1997 itu menegaskan keputusan akhir tidak sepenuhnya ada di tangannya. "Jika mereka menginginkan, ya saya mau (bisa). Tapi saya tak bisa memutuskan sendiri mengenai hal ini," lanjut Marukawa, memberikan sinyal bahwa pintu tetap terbuka bagi PSSI untuk memproses naturalisasinya demi memperkuat lini serang Timnas Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/324c199674.html
Artikel Terkait
Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
TravelKomarudin Watubun, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang dampak fluktuasi dolar AS terhadap masyarakat desa kurang tepat. Menurut Komarudin, meskipun transaksi sehari-hari masyarakat desa menggunakan rupiah, gejolak nilai tukar dolar tetap mempengaruhi harga kebutuhan pokok dan sektor ekonomi lainnya....
【Travel】
Baca SelengkapnyaWHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
TravelWHO mengonfirmasi wabah virus Hanta melanda sebuah kapal pesiar yang berlayar melintasi Atlantik Selatan, menyebabkan situasi kesehatan langka dan mengkhawatirkan dengan sejumlah korban jiwa akibat kondisi pasien yang memburuk dengan cepat. Laporan dari The Times of India pada Selasa (12/5/2026) menyebut wabah bermula dari beberapa penumpang yang mengalami demam dan gangguan pernapasan selama pelayaran, namun kemudian berubah fatal ketika sebagian pasien mengalami penurunan kondisi drastis hingga meninggal dunia....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
TravelPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Alyssa Daguise Kesakitan, Al Ghazali Ungkap Trauma Istri
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Artikel Terbaru
Tony Popovic Selamatkan Australia ke Piala Dunia 2026
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
AC Milan Cuci Gudang, Rafael Leao dan 4 Pemain Lain Dijual
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Tautan Sahabat
- Iran Sampaikan 10 Tuntutan Resmi ke FIFA dan Tuan Rumah Piala Dunia
- AC Milan Cuci Gudang, Rafael Leao dan 4 Pemain Lain Dijual
- Dongeng Vietnam di Piala Asia U17 2026 Berlanjut
- Ruang Perawatan Al Nassr Makin Sesak, Kondisi Memburuk
- Anggota DPR Bantah Garudayaksa FC Promosi karena Prabowo
- Dick Advocaat: Pelatih Tertua Piala Dunia Timnas Curacao
- Brasil di Piala Dunia 2026: Dilema Romantisme Neymar
- Boikot Suporter Inter Miami, La Familia Hentikan Dukungan Messi
- Rekor Ronaldo Lawan Al Hilal Gagal Amankan Trofi Top Skor
- Alvaro Arbeloa Dinilai Toksik untuk Real Madrid