Lokasi: Otomotif >>

Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP

Otomotif3516 Dilihat

RingkasanKomarudin Watubun, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang dampak fluktuasi dolar AS terhadap masyarakat desa kurang tepat. Menurut Komarudin, meskipun transaksi sehari-hari masyarakat desa menggunakan rupiah, gejolak nilai tukar dolar tetap mempengaruhi harga kebutuhan pokok dan sektor ekonomi lainnya....

Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP

Komarudin Watubun, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang dampak fluktuasi dolar AS terhadap masyarakat desa kurang tepat. Menurut Komarudin, meskipun transaksi sehari-hari masyarakat desa menggunakan rupiah, gejolak nilai tukar dolar tetap mempengaruhi harga kebutuhan pokok dan sektor ekonomi lainnya. "Kalau dalam konteks orang desa itu menggunakan rupiah, iya. Tapi dalam konteks kehidupan mereka, ya ada pengaruhnya," kata Komarudin di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (18/5/2026).

Komarudin mencontohkan, pelemahan rupiah akan berdampak langsung pada kenaikan harga barang impor seperti BBM, pupuk, elektronik, hingga gandum. "Karena dengan nilai rupiah anjlok seperti ini, kan berpengaruh pada harga barang akan naik. Barang impor termasuk BBM, pupuk, elektronik, gandum, itu yang makan-makan di kafe beli roti dari gandum kan pasti harga akan naik," ujar Komarudin. Ia menegaskan, masyarakat desa saat ini tidak bisa dipandang terisolasi dari perkembangan ekonomi global karena aktivitas ekonomi dan akses informasi sudah semakin terbuka. "Dan orang kampung sekarang keren. Kecuali zaman batu ya orang kampung tinggal di kampung, tidak pernah ke kota. Sekarang kan tetap ke mana-mana. Jadi tetap pengaruh ke kehidupan rakyat secara keseluruhan," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyatakan masyarakat desa tidak perlu panik terhadap fluktuasi dolar AS karena transaksi sehari-hari menggunakan rupiah dan kondisi pangan serta energi nasional dinilai aman. "Rupiah begini, rupiah begini, apa, dolar begini, dolar begini. Orang, rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan? Pangan aman, energi aman, ya banyak negara panik, Indonesia masih oke. Kita banyak, banyak yang diberikan Yang Maha Kuasa," ujar Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). Komarudin menambahkan, dampak pelemahan rupiah akan terasa luas apabila harga BBM ikut naik karena berpengaruh terhadap biaya transportasi dan harga barang secara keseluruhan.

Tags:

Artikel Terkait