Lokasi: Properti >>
BMW dan Toyota Uji Masa Depan Hidrogen di Jerman-Jepang
Properti583 Dilihat
RingkasanMenteri Transportasi Jerman Patrick Schnieder tiba di pabrik sel bahan bakar Toyota pada Rabu (13/05) menggunakan BMW iX5 Hydrogen asal Jerman. Saat meninggalkan lokasi, ia kemudian menggunakan Toyota Crown FCEV dari Jepang....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BDeutsche-Welle69300342_403.jpg.jpg)
Menteri Transportasi Jerman Patrick Schnieder tiba di pabrik sel bahan bakar Toyota pada Rabu (13/05) menggunakan BMW iX5 Hydrogen asal Jerman. Saat meninggalkan lokasi, ia kemudian menggunakan Toyota Crown FCEV dari Jepang. Kedua kendaraan sama-sama menghasilkan listrik dari hidrogen melalui fuel cell atau sel bahan bakar. BMW dan Toyota saat ini bersama-sama mengembangkan teknologi hidrogen generasi ketiga. Tiga karyawan BMW pindah ke Jepang untuk bergabung dalam proyek tersebut. Kedua perusahaan menyumbangkan komponen untuk menciptakan fuel cell yang lebih ringkas dan efisien.
Setelah tahap pengembangan selesai, BMW akan memproduksi teknologi ini di pabriknya di Austria, sementara Toyota melakukannya di fasilitas produksi di Jepang. BMW berencana meluncurkan model hidrogen seri pertamanya pada 2028. Toyota juga akan melengkapi dua model hidrogen yang sudah ada dengan sistem baru ini, meskipun rincian lengkap belum diumumkan. “Kerja sama antara Toyota dan BMW dalam hidrogen sangat penting untuk pengembangan teknologi ini ke depan,” kata Menteri Transportasi Schnieder. “Kita perlu mempersiapkan hidrogen untuk produksi massal agar tidak hanya bergantung pada baterai dan bahan bakar fosil, serta bisa membangun rantai pasok yang lebih luas,” tambahnya.
Jerman dan Jepang telah bekerja sama mengembangkan teknologi hidrogen sejak 2019. Jerman memperkirakan permintaan hidrogen hijau dari listrik terbarukan akan meningkat tajam pada 2030, namun negara itu tidak akan mampu memenuhi permintaan tersebut sehingga harus mengimpor hidrogen dalam jumlah besar. Jepang berencana memperluas kapasitas hidrogennya hingga 12 juta ton per tahun pada 2040, sambil mendorong produksi amonia sebagai pembawa hidrogen untuk bahan bakar transisi di pembangkit listrik tenaga termal. Kunjungan menteri ke Jepang menunjukkan hidrogen hijau masih belum umum, terutama untuk sektor industri. Schnieder mengunjungi terminal hidrogen cair pertama di dunia di Pelabuhan Kobe yang hanya digunakan untuk pengujian, serta Bandara Kansai di Osaka di mana bus dan forklift sudah menggunakan sel bahan bakar sebagai proyek percontohan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/318f599676.html
Sebelumnya: ‘Cinta & Rahasia’ Tayang, Drama Emosional Penuh Intrik
Berikutnya: Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
Artikel Terkait
KPK Diminta Transparan soal Cargo Lartas Bea Cukai
PropertiPengusaha logistik R. Gautama Wiranegara mengingatkan publik agar tidak langsung menyimpulkan bahwa seluruh barang yang dikaitkan dengannya otomatis ilegal....
【Properti】
Baca SelengkapnyaCara Cek Hasil TKA SD SMP 2026, Diumumkan 26 Mei
PropertiHasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 menjadi indikator penting kemampuan akademik peserta didik setelah menyelesaikan rangkaian evaluasi pembelajaran sesuai jenjang pendidikan. Banyak siswa kini mencari cara cek hasil TKA, yang merupakan asesmen akademik untuk mengukur kemampuan pada mata pelajaran inti sesuai kurikulum....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPendaftaran SIMAK UI 2026 Dibuka, Cek Syarat Jadwal
PropertiSIMAK UI adalah ujian seleksi terpadu yang diselenggarakan secara mandiri oleh Universitas Indonesia. Proses pendaftaran dibuka secara online melalui laman resmi SIMAK UI....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Polisi Buka Suara soal Ansy Jan De Vries Dibegal
- Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
- 50 Soal PAT Bahasa Inggris Kelas 7 Semester 2 dan Jawaban
- 60 Soal IPAS Kelas 2 Semester 2 dan Kunci Jawaban
- Ayu Aulia Tulis Kalimat Bijak Usai Dihujat Pengakuan Hubungan Pejabat R
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 69 70 Merdeka
Artikel Terbaru
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Keutamaan Berkurban bagi Orang Beriman
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Stevan Pasaribu Curhat Kesepian Lewat Lagu Lama
Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 163 Tata Surya
Tautan Sahabat
- Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental di Ukraina
- KTT Trump-Xi tanpa wanita menuai kritik maskulin
- Drone Hizbullah Buat Tentara Israel Frustrasi dan Ketakutan
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
- Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon