Lokasi: Berita >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Berita34 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/zo61dfpb8.html
Artikel Terkait
Nico Paz, Wonderkid Argentina yang Bersinar di Piala Dunia 2026
BeritaPerhatian publik tidak hanya tertuju kepada para pemain senior seperti Lionel Messi atau Lautaro Martínez karena satu nama muda mulai mencuri perhatian menjelang kompetisi. Nico Paz berkembang menjadi salah satu pemain muda paling menarik di Serie A di bawah arahan Cesc Fabregas sepanjang musim 2025/2026 dengan mencatatkan 12 gol dan tujuh assist di liga....
【Berita】
Baca SelengkapnyaAplikator Ojol Dapat Komisi 8 Persen dari Ekosistem Digital
BeritaEkonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), M Rizal Taufikurahman, menilai penyesuaian skema bagi hasil aplikator seperti GoTo (Gojek) menjadi 92 persen untuk mitra pengemudi dan 8 persen untuk perusahaan sebagai bentuk adaptasi positif terhadap arahan pemerintah. Menurut Rizal, kebijakan tersebut mencerminkan upaya mencari titik tengah antara kepatuhan regulasi, peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi, dan keberlanjutan bisnis digital nasional....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPrabowo Bentuk Danantara, Ekspor SDA Satu Pintu
BeritaPemerintah Indonesia melalui kebijakan baru menerapkan agregasi ekspor pada tahap awal untuk komoditas sawit, batu bara, dan paduan logam (ferroalloy) yang memiliki nilai ekspor sangat besar. Langkah ini merupakan upaya konkret untuk menutup kebocoran nilai ekspor dan mengonsolidasikan pencatatan, validasi harga, serta repatriasi devisa....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
- Prabowo Targetkan Pendapatan Negara 12,40 Persen PDB 2027
- Sengketa Hotel Sultan: Ada Kepentingan Ambil Alih Bisnis
- Hilirisasi Tebu Targetkan Indonesia Mandiri Gula
- Jumhur Hidayat Ingatkan Ancaman Iklim dan Degradasi Lahan
- KSPI Tolak Aturan Outsourcing, Berlawanan Janji Prabowo
Artikel Terbaru
Manchester United Untung Besar dari Transfer Napoli Rp899 Miliar
Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
Komisi V Minta Menhub Dudy Jujur soal Kecelakaan Kereta
Oknum TNI Tembak Rekan TNI Saat Berjoget
Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
Tautan Sahabat
- KemenPANRB Buka Magang Siswa Mahasiswa, Batas 12 Juni 2026
- 85 Soal Bahasa Indonesia Kelas 4 Semester 2 Lengkap Kunci Jawaban
- SPMB Surabaya 2026 Jenjang TK Tanpa Tes Akademik
- Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
- 5 Kampus Impian Pelajar Masuk Daftar Terbaik Dunia
- 6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
- 50 Soal IPA Kelas 8 SMP Semester 2 dan Kunci Jawaban
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 4 SD Halaman 93
- Guru di 3T NTB Kawal SPMB 2026 Bebas Pungli
- Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026