Lokasi: Bisnis >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Bisnis5 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wyulwt7an.html
Artikel Terkait
Calvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
BisnisCalvin mengaku nekat ingin menjual bola matanya demi masa depan keluarga. Ia menyebut kebutuhan uang untuk istri dan anak-anaknya menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut di Indonesia....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
BisnisPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
BisnisDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Cristiano Ronaldo Tak Pantas Dipuja Meski Al Nassr Juara
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Artikel Terbaru
Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin: Turuti Saja Keputusannya
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Tautan Sahabat
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari
- Pramono Klaim Jakarta Kota Teraman Nomor Dua ASEAN
- Begal Palmerah Lukai Korban, Pelaku Residivis Positif Narkoba
- Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri Naik Pangkat Komjen
- Bareskrim Bongkar Siasat Kode Merah Narkoba 12 Tahun
- Pelaku Jambret WN Polandia di Menteng Ditangkap, Damai
- Ditpolairud Tangkap dan Lepas Liarkan 180 Ikan Napoleon
- 480 Polisi Amankan HUT GRIB Jaya Ke-15 di GBK
- Keluarga Ungkap Korban Tewas di Biliar Jakbar demi Lindungi Pacar
- LBH Minta Polda Metro Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal