Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan1377 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vrlyr20do.html
Artikel Terkait
Instagram Rombak Tampilan Aplikasi iPad Mirip iPhone
PendidikanInstagram mengubah tampilan aplikasi iPad agar lebih mirip dengan pengalaman penggunaan di iPhone, setelah desain sebelumnya yang menonjolkan konten Reels mendapat respons negatif dari sebagian pengguna. Informasi tersebut dilaporkan oleh 9to5Mac dalam artikel yang dipublikasikan pada 8 Mei 2026....
Baca SelengkapnyaDouble Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
PendidikanJagakarsa menjadi area kedua paling banyak dicari di mesin pencari untuk kategori rumah di DKI Jakarta, setelah Kebayoran. Menurut Rieky, kondisi tersebut mendorong pengembangan properti yang lebih terbatas dan eksklusif....
Baca SelengkapnyaLegalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
PendidikanPemerintah mewacanakan legalisasi rokok tanpa pita cukai, namun Yenti Garnasih, pengamat hukum pidana, menilai pendekatan itu tidak tepat dan berisiko merusak fondasi penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, kebijakan fiskal harus diimbangi aspek hukum pidana, terutama dalam konteks kejahatan ekonomi....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
- OJK Imbau Investor Tenang Jelang Rebalancing MSCI Besok
- Biaya Logistik RI Tinggi, Bukan Hanya Soal Transportasi
- Nyamuk Wolbitos Senjata Brasil Lawan Demam Berdarah
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
Artikel Terbaru
Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi
Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
Tautan Sahabat
- Pemerintah Bergerak Bebaskan WNI Usai Kapal Disergap Israel
- Demokrat Terima Delegasi PAP, Bahas Peran Politik Wanita
- WNI Relawan Gaza Ditangkap Israel, TB Hasanuddin Desak Diplomasi
- Menkes Budi Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Gelar
- BSI Scholarship Dibuka untuk 5.250 Pelajar dan Mahasiswa
- Pakar Sebut Prabowo Tak Paham Soal Investasi Desa
- Primus Yustisio Minta Gubernur BI Perry Mundur karena Rupiah
- Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Keutamaan Berkurban bagi Orang Beriman
- 20 Link Twibbon Kenaikan Yesus Kristus 2026, Cara Unggah
- Tujuh Komoditas Strategis Tak Perlu Impor, Ketahanan Pangan Kuat