Lokasi: Berita >>

Nyamuk Wolbitos Senjata Brasil Lawan Demam Berdarah

Berita15885 Dilihat

RingkasanPerubahan iklim mempercepat penyebaran virus dengue di wilayah selatan negara yang sebelumnya jauh lebih dingin dan bebas dari penyakit tersebut, demikian pernyataan ilmuwan Luciano Moreira (59 tahun) kepada AFP. Pabrik pembiakan nyamuk terbesar di dunia yang dijuluki "wolbitos" dari bakteri Wolbachia yang disuntikkan ke tubuh nyamuk berada di kota Curitiba, tempat para pekerja berkeringat deras di ruang pembiakan bersuhu ideal untuk Aedes aegypti yang ditempatkan di kandang besar bercahaya terang berbahan kain transparan....

Nyamuk Wolbitos Senjata Brasil Lawan Demam Berdarah

Perubahan iklim mempercepat penyebaran virus dengue di wilayah selatan negara yang sebelumnya jauh lebih dingin dan bebas dari penyakit tersebut, demikian pernyataan ilmuwan Luciano Moreira (59 tahun) kepada AFP. Pabrik pembiakan nyamuk terbesar di dunia yang dijuluki "wolbitos" dari bakteri Wolbachia yang disuntikkan ke tubuh nyamuk berada di kota Curitiba, tempat para pekerja berkeringat deras di ruang pembiakan bersuhu ideal untuk Aedes aegypti yang ditempatkan di kandang besar bercahaya terang berbahan kain transparan. Nyamuk "wolbitos" diberi makan campuran berbau menyengat berupa darah kuda hangat dan air gula.

Bio-pabrik yang diresmikan pada 2025 itu mampu memproduksi hingga 100 juta telur per minggu, yang disimpan dalam kapsul lalu dikirim ke wilayah perkotaan sebagai tujuan akhir tempat telur-telur itu menetas. Dalam beberapa bulan berikutnya, "wolbitos" yang memiliki keunggulan reproduksi dibandingkan nyamuk biasa perlahan menggantikan populasi nyamuk penyebar dengue, serta virus Zika dan chikungunya, penyakit lain yang juga ditularkan nyamuk. Metode menginfeksi nyamuk ini pertama kali dikembangkan di Australia pada 2008 oleh tim yang juga melibatkan ahli entomologi Moreira.

Pada 2025, Moreira diakui majalah Nature sebagai salah satu dari 10 ilmuwan terbaik dunia, dan tahun ini masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh versi majalah Time. Untuk menjaga kerahasiaan metode tersebut, pengambilan foto peralatan di bio-pabrik dilarang. Nyamuk anti-dengue ini telah diperkenalkan di 15 negara, tetapi tidak ada negara lain yang melindungi sebanyak itu.

Tags:

Artikel Terkait