Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Berita155 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vbfvbb4yi.html
Artikel Terkait
Bardia Saadat Cedera, Bela Jakarta Bhayangkara Batal
BeritaPemain andalan Bhayangkara Presisi, Sadat, dipastikan absen membela timnya di ajang AVC Champions League 2026. Kepastian absennya Sadat diketahui dari unggahan akun Instagram pribadinya....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
BeritaFase pergerakan jemaah menuju Armuzna menjadi tahapan paling krusial dalam penyelenggaraan haji tahun ini, demikian disampaikan Singgih kepada wartawan, Minggu (17/5/2026). Singgih menilai potensi kepadatan jemaah dan cuaca ekstrem harus diantisipasi secara serius demi menjamin keselamatan jemaah, terutama bagi jamaah lanjut usia dan berisiko tinggi....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
BeritaPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 3 Laga Spanyol Tanpa Yamal, Comeback di Fase Gugur
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Artikel Terbaru
Taisei Marukawa Beri Kode Siap Dinaturalisasi untuk Timnas
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Pedro Acosta Terdepan di Grid MotoGP Catalunya 2026
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Tautan Sahabat
- Sinopsis 402 Rumah Sakit Angker, Tayang 9 Juli 2026
- Rieke Diah dampingi Nikita Mirzani adukan dugaan etik ke KY
- Ammar Zoni Dikawal Dua Kubu Pengacara ke Nusakambangan
- Olla Ramlan Rela Dipaket Bundling Bersama Tristan Molina
- Kuasa Hukum Erin Yakin Hadapi Kasus ART, Singgung CCTV
- Jadwal TV Minggu: Youth Doctor JAK TV, Rumpi TRANS TV
- Jejouw Kepincut Mercedes Rp 8 M Harvel Moeis di Pameran Kejagung
- Jadwal TV Rabu 13 Mei 2026: Lapor Pak! dan Cipung
- Serial Every Year After Tayang 10 Juni 2026 Adaptasi Novel
- Gideon Tengker Bantah Damai, Ngaku Diblokir Nagita