Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Gaya Hidup1287 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ujunkhdpr.html
Artikel Terkait
Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
Gaya HidupSurvei terbaru yang dipublikasikan CNET pada 12 Mei 2026 menunjukkan hanya 13 persen pemilik smartphone yang tertarik mengganti perangkat mereka. Angka tersebut sedikit lebih tinggi untuk pengguna Apple iPhone....
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Gaya HidupDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Gaya HidupPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Artikel Terbaru
Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Tautan Sahabat
- Ahmad Dhani Juri Keren, Desta Teriak Minta Berhenti
- Audrey Bianca Stop Nasi Putih Demi Miss World 2026
- Minions & Monsters Tayang 30 Juni 2026, Aksi di Hollywood
- Ayu Aulia Dituding Duta Halusinasi Usai Akui Hubungan dengan Pejabat R
- Ammar Zoni Ajukan PK, Peluang Sukses Dinilai Kecil
- Ahmad Dhani Terkendala Izin Presiden, Rayen Pono Kecewa
- VVONDERLAND Gandeng Alyssa Ananta di Lagu 'Blanket & Moon'
- Danes Rabani Gelar Showcase, Iwan Fals Dukung Album Debut
- Gideon Tengker Minta Nagita dan Caca Hubungi Dirinya
- Komisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat