Lokasi: Pendidikan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Pendidikan756 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ucgvn88rt.html
Sebelumnya: BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
Berikutnya: Pendaftaran Aksi Ilmuwan Cilik 2026 Masih Dibuka
Artikel Terkait
Menkes Budi Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Gelar
PendidikanKasus dugaan plagiarisme disertasi kembali menyeret pejabat level menteri, kali ini menyangkut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan gelar doktornya di Universitas Indonesia (UI). Polemik ini bermula setelah Bahlil dinyatakan lulus program doktoral Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI pada Oktober 2024 dengan disertasi berjudul "Kebijakan, Kelembagaan, dan Tata Kelola Hilirisasi Nikel yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia"....
Baca SelengkapnyaIndonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
PendidikanEvita mengungkapkan sederet bukti yang menunjukkan Indonesia menjadi salah satu negara paling tahan terhadap krisis energi, di mana JPMorgan menilai Indonesia sebagai negara paling tahan krisis energi kedua setelah Afrika Selatan, di atas Tiongkok dan Amerika Serikat. Hal ini disampaikan Evita saat membacakan keynote speech di acara Indonesia IRF 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Sudirman, Jakarta, pada Senin (11/5/2026)....
Baca SelengkapnyaSistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
PendidikanPT Pupuk Indonesia (Persero) memperkuat distribusi pupuk nasional menyusul lonjakan penebusan pupuk subsidi yang signifikan. Kenaikan tersebut didorong oleh penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi hingga 20 persen mulai Oktober 2025, penyederhanaan tata kelola distribusi berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025, serta faktor musim hujan yang lebih panjang di berbagai wilayah pertanian....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
- Medela Potentia Bagikan Dividen Rp176 Miliar di RUPST
- Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
- Prabowo: Ketahanan Pangan Kunci Kelangsungan Negara
- Rupiah Tembus Rp17.500, Harga Pangan-Elektronik-Obat Melonjak
- Medela Potentia Bagikan Dividen Rp176 Miliar di RUPST
Artikel Terbaru
Calvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir
Kolaborasi Band Rock dan Heri Santoso Bangkitkan Musik Daerah
KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Keuangan Wajib Transparan
Tautan Sahabat
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas