Lokasi: Kuliner >>
Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
Kuliner9449 Dilihat
RingkasanPetrokimia Gresik memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi mencapai 219. 648 ton untuk menghadapi musim tanam April–September 2025....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Gudang-pupuk-subsidi-OK.jpg)
Petrokimia Gresik memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi mencapai 219.648 ton untuk menghadapi musim tanam April–September 2025. Stok tersebut terdiri dari Urea bersubsidi sebesar 32.054 ton,NPK Phonska166.324 ton, pupuk organik Petroganik16.611 ton, ZA2.720 ton, dan SP-361.939 ton. Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi menyatakan stok ini telah tersedia di jaringan distribusi Pupuk Indonesia dan siap disalurkan kepada penerima di PPTS (Penerima Pupuk pada Titik Serah) sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketersediaan stok ini menjadi indikator kesiapan perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi dan menjamin ketersediaan pupuk bagi petani di tengah dinamika global yang berdampak pada rantai pasok bahan baku industri pupuk dunia. Petrokimia Gresik mengoptimalkan fasilitas produksi dan operasional perusahaan untuk menjaga kontinuitas produksi pupuk, memperkuat stok pupuk bersubsidi, serta mendukung jaringan distribusi nasional Pupuk Indonesia Group agar pupuk tersedia tepat waktu bagi petani. Perusahaan juga memperkuat antisipasi terhadap berbagai dinamika global yang berpotensi mempengaruhi rantai pasok bahan baku industri pupuk dunia.
“Perubahan kondisi global dan potensi gangguan jalur logistik internasional menjadi perhatian industri pupuk dunia. Namun Petrokimia Gresik memperkuat strategi pengadaan bahan baku melalui diversifikasi negara asal suplai phosphate rock, potash, dan sulphur, serta optimalisasi pasokan sulphuric acid dari produksi dalam negeri,” ungkap Daconi. Perusahaan juga melakukan optimalisasi kontrak pengadaan jangka panjang serta mempercepat pengamanan stok bahan baku untuk kebutuhan enam hingga dua belas bulan ke depan guna menjaga keberlanjutan produksi. Di sisi operasional, pihaknya memastikan kesiapan fasilitas produksi dan operasional perusahaan agar produksi pupuk tetap berjalan optimal untuk mendukung kebutuhan petani. Daconi menjelaskan pemerintah telah banyak melakukan perubahan tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi sebagai upaya memberikan kemudahan akses petani terhadap pupuk bersubsidi. “Stok ini telah tersedia pada jaringan distribusi Pupuk Indonesia dan siap disalurkan kepada penerima di PPTS sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap petani tidak perlu khawatir, musim tanam April–September bisa dijalani dengan optimal,” pungkasnya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/70e699923.html
Artikel Terkait
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
KulinerPenyakit akibat tikus memiliki perbedaan mendasar meskipun sama-sama ditularkan oleh hewan pengerat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Dr....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBlokade AS, Iran Imbau Warga Hemat BBM dan Listrik
KulinerMajid Doustali, anggota Komite Perencanaan dan Anggaran parlemen Iran, menyerukan masyarakat berpartisipasi aktif mengurangi konsumsi energi nasional. Dalam keterangan resminya, Doustali menegaskan penghematan listrik, air, dan bahan bakar kini bukan sekadar persoalan ekonomi tetapi bagian dari upaya nasional menghadapi apa yang disebut Iran sebagai "perang ekonomi" dari musuh-musuh negara tersebut....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaSenat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
KulinerSenat Amerika Serikat menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) usulan Partai Republik yang mengalokasikan dana 1 miliar dolar AS (sekitar Rp17,66 triliun) untuk Dinas Rahasia (Secret Service) guna mendanai proyek pembangunan ruang dansa yang diusulkan Presiden Donald Trump. Penasihat Hukum Senat AS, Elizabeth MacDonough, pada hari Sabtu menyatakan RUU anggaran tersebut harus ditulis ulang karena bermasalah dengan wewenang atau jurisdiksi komite....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hubungan Ekonomi Indonesia-Belarus Diperkuat Lewat Sektor Dagang
- Blokade AS, Iran Imbau Warga Hemat BBM dan Listrik
- Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Xi Sentil Trump: Langkah Salah Soal Taiwan Picu Konflik
Artikel Terbaru
Ry Hyori Rilis 'Pacar Pacaran', Kisah Hubungan Tanpa Kepastian
Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
China Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global
Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
Tautan Sahabat
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai 2 Grogol
- Polda Metro Jaya Terima Laporan Dugaan Pidana Serikat Pekerja
- Dua Pegawai Katering Cikarang Cabuli dan Aniaya Bocah 13 Tahun
- Helita Digital: Kesiapan OPD Kunci Respons Aduan Masyarakat
- Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat dalam Sebulan
- Prakiraan Cuaca Depok: Hujan Ringan Siang-Sore
- Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan 15 Mei 2026
- Polisi Selidiki Viral Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
- Remaja Bekasi Dikeroyok Salah Sasaran, Pelaku Masih Buron
- Polda Metro Tangkap Penadah Ribuan Motor Selundupan