Lokasi: Bisnis >>
Prabowo: Ketahanan Pangan Kunci Kelangsungan Negara
Bisnis81 Dilihat
RingkasanPresiden Prabowo Subianto menegaskan tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa produksi pangan yang lancar, aman, dan berkesinambungan dalam sambutannya di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). "Saya belajar sejarah, saya belajar bernegara....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/prabowo-pangan-tuban.jpg)
Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa produksi pangan yang lancar, aman, dan berkesinambungan dalam sambutannya di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). "Saya belajar sejarah, saya belajar bernegara. Dan hal yang saya dapatkan adalah bahwa tidak mungkin suatu negara bertahan survive tanpa produksi pangan yang lancar, yang aman, yang berkesinambungan," ujar Prabowo. Kepala Negara memahami langsung peran strategis petani dari kedekatan emosional yang terbentuk saat bergabung dalam organisasi tani. "Jadi itulah sejarah, bagaimana saya makin sadar waktu itu pentingnya para petani," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo membagikan pengalamannya semasa menjadi komandan pasukan tempur terkait ketergantungan operasi militer pada ketersediaan pangan. "Kalau ada beras kita hitung, berasnya kuat untuk berapa hari. Kalau berasnya untuk 5 hari, ya 5 hari kita operasi. Kalau berasnya 14 hari, 14 hari kita operasi. Bayangkan, saudara-saudara, kalau nggak ada beras. Kalau nggak ada beras, tentara itu juga susah dia beroperasi," ucapnya. Menurut Prabowo, dukungan masyarakat melalui bahan makanan sederhana menjadi kekuatan utama bagi tentara dan aparat negara saat itu. "Kalau saya latihan di kampung-kampung, rakyat desa, rakyat kampung keluar. Memberi makan kepada kita, memberi minum kepada kita. Walaupun mereka hidupnya sangat susah. Mereka punya pisang, pisang dikasih. Mereka punya ubi, ubi dikasih. Mereka punya tiwul, tiwul dikasih," kenangnya.
Lebih lanjut, Prabowo menekankan keberhasilan swasembada dan ketahanan pangan merupakan kunci utama bagi kelanggengan negara dan bangsa Indonesia. "Setiap mereka yang ingin untuk melihat negara dan bangsa kita langgeng, harus, harus, harus fokus dan memperhatikan masalah pangan," tegas Presiden Prabowo.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/343f699650.html
Artikel Terkait
The Rings of Power Season 3 Rilis 11 November 2026
BisnisAmazon Prime Video mengumumkan Musim Ketiga serial The Lord of the Rings: The Rings of Power akan tayang perdana pada 11 November 2026. Pengumuman ini disampaikan dalam acara presentasi Upfront tahunan Amazon, menegaskan petualangan besar di Dunia Tengah masih akan berlanjut....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Sorong 17 Mei 2026: Hujan Ringan
BisnisSeluruh 10 distrik di Kota Sorong, termasuk Sorong Timur, Klaurung, dan Sorong Manoi, diprakirakan berawan pada akhir pekan besok. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca tersebut pada Sabtu (16/5/2026) pukul 18....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaBMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jawa Barat dan Sulut
BisnisPeringatan dini cuaca ekstrem mendorong masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah saat kondisi buruk. Peringatan ini memberikan waktu yang cukup bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang yang disebabkan oleh air dan cuaca....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Penjual Tempe di Pacitan Dirujuk Usai Disiram Air Keras
- Prakiraan Cuaca Madura: Hujan Ringan di 4 Kabupaten
- KKP Sespimmen Polri Bahas Strategi Kepemimpinan Global di Mataram
- Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda
- Kasat Narkoba Kukar Datangkan Etomidate dari Medan
Artikel Terbaru
Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
Prakiraan Cuaca Madura: Masalembu, Sumenep Hujan Petir
Kronologi Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Dini Hari
Prakiraan Cuaca Sorong 17 Mei 2026: Hujan Ringan
Pemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
Pembakaran Ponpes Lampung Dipicu Kembalinya Pimpinan Asusila
Tautan Sahabat
- Polisi Intai Markas Judol WNA di Hayam Wuruk Tanpa Identitas
- 320 WNA Sindikat Judol Jakbar Segera Disidang di Indonesia
- BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan Selasa, 12 Mei 2026
- Polisi Usut Model Diduga Dibegal Usai Pemotretan
- Ditpolairud Tangkap dan Lepas Liarkan 180 Ikan Napoleon
- Polda Metro Jaya Terima Laporan Dugaan Pidana Serikat Pekerja
- Keributan di Grogol, Pria Tewas Dilempar dari Lantai 2
- AMPG Kawal Kebijakan Sekolah Swasta Gratis Jakarta
- Polisi Bekuk Komplotan Curanmor Bersenpi di Tangerang
- Long Weekend, Monas Magnet Warga untuk Piknik dan Edukasi