Lokasi: Gaya Hidup >>
Daftar Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Jogja 2026
Gaya Hidup7691 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta, Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian merupakan komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus," ujar Machya Astuti Dewi. Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta.
Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh lokasi dengan metode Paper Based Test (PBT). Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/t2tsnottl.html
Artikel Terkait
Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
Gaya HidupApple dikabarkan membatalkan rencana menghadirkan sensor sidik jari di Apple Watch karena masalah biaya produksi dan keterbatasan ruang untuk baterai di dalam perangkat. Rumor mengenai fitur ini sebenarnya sudah muncul sejak 2020 setelah ilustrasi paten memperlihatkan kemungkinan sensor sidik jari ditempatkan di bagian tombol Digital Crown....
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Gaya HidupDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Gaya HidupDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Vanja Bukilic Kembali ke Red Sparks Liga Voli Korea
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Penasihat Iran Kirim Peringatan ke Trump Sebelum Lawatan ke China
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Artikel Terbaru
Kode Redeem FC Mobile 13 Mei 2026: 1.000 Gems & 5 Juta
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Skenario Persis Solo Bertahan: Madura United Dilarang Menang
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
Tautan Sahabat
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
- Tenant Baru Padati Mal Jakarta, Pasar Kondominium Lesu
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
- Rupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
- Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
- Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- Stok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka
- Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh