Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Kesehatan42349 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ssocmlpeu.html
Artikel Terkait
Daftar 26 Pemain Skotlandia Piala Dunia 2026
KesehatanSkotlandia kembali berlaga di Piala Dunia setelah terakhir kali berpartisipasi pada edisi 1998. Kini, The Tartan Army memiliki ambisi besar untuk menorehkan sejarah baru di turnamen tersebut....
Baca Selengkapnya1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
KesehatanAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
KesehatanDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Google Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
Artikel Terbaru
Megawati Hangestri Gabung, Hyundai Hillstate Makin Ganas
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Drone Hizbullah Buat Tentara Israel Frustrasi dan Ketakutan
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Tautan Sahabat
- Jadwal Libur Idul Adha 2026: Ini Perkiraan Tanggalnya
- PB HMI Desak Penegakan Hukum Mafia Tanah
- Golkar: Tantangan Ekonomi Global Jangan Dibingkai Takut
- Puan Maharani Pimpin Rapat Paripurna, 451 Anggota Hadir
- Citra Margaretha Bungkam Soal Asal Usul Uang Sugiri Sancoko
- Yani Panigoro Terpilih Jadi Ketua PPTI, Bukan Dokter
- PRIMA: Harkitnas 2026 Perkuat Indonesia Menuju Negara Kerakyatan
- Investigasi Tabrakan KRL dan Argo Bromo Masih Berlangsung
- Peringatan Cuaca 6 Ibu Kota Jawa Besok Rabu
- 5 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Masih Dirawat