Lokasi: Pendidikan >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Pendidikan9665 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/s2va22d5n.html
Artikel Terkait
Alex Assad Ingin Pertahankan Rumah Tangga Usai Mediasi 2 Jam
PendidikanMediasi perceraian antara Muhammad Alex Assad dan Clara Shinta berlangsung alot selama hampir dua jam pada Kamis (21/5/2026). Setelah mediasi, Alex Assad memberikan isyarat bahwa dirinya masih ingin mempertahankan rumah tangganya dengan pernyataan, "Ya mengarah ke sanalah....
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
PendidikanDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
PendidikanPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Eza Gionino Kekeh Tak Cerai, Masih Suami Meiza Sah
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Prakiraan Cuaca Mataraman 23 Mei 2026: Udara Kabur
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Artikel Terbaru
Deky Jonatan Diduga Minta Puluhan Juta untuk Sertijab dan Tahun Baru
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Era Tuchel, Foden-Palmer Korban Ketatnya Skuad Inggris
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Tautan Sahabat
- CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
- Saudi Perketat Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Kena Denda Rp426 Juta
- Ratusan Warga Irlandia Protes Kematian Pria Kongo
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
- Polisi Malaysia Tangkap 20 WNI Perempuan dalam Penggerebekan
- Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar