Lokasi: Gaya Hidup >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Gaya Hidup43487 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/q2pgm28o7.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Gaya HidupDere berhasil menciptakan ruang tersendiri di hati pendengar melalui keunikan musikalitas lagu "Nirwana". Theresia Margareta Gultom, yang akrab disapa Dere, adalah penyanyi dan penulis lagu muda berbakat asal Indonesia yang namanya mulai dikenal luas di bawah naungan manajemen Tiga Dua Satu milik musisi Tulus....
Baca SelengkapnyaTerapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Gaya HidupDr. dr....
Baca SelengkapnyaKemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Gaya HidupPemerintah menyiagakan puluhan rumah sakit rujukan dan memperketat pengawasan di pintu masuk negara untuk mendeteksi dini masuknya varian virus berbahaya. Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengungkapkan pemerintah telah membangun sistem deteksi yang tersebar di berbagai wilayah strategis sebagai bagian dari sistem ketahanan kesehatan nasional yang dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jannik Sinner, Djokovic, Zverev Raih Keuntungan di Roland Garros 2026
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Messidoro Harap Persis Solo Selamat dari Degradasi
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Tautan Sahabat
- Anrez Adelio Akui Sulit Hubungi Friceilda Usai Melahirkan
- Sitha Marino Wujudkan Mimpi di Film Horor Kamu Harus Mati
- Kuasa Hukum Sebut Itikad Insanul Fahmi di Kasus Mawa
- Eva Manurung Tak Benarkan Virgoun Hamili Lindi Sebelum Nikah
- Ibunda Virgoun Tanggapi Kehamilan Lindi Fitriyana
- Polisi Buka Suara Soal Model Dibegal di Kebon Jeruk
- Sinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
- Sitha Marino Abaikan Hujatan Gegara Pacaran Bastian Steel
- Al Ghazali Jadi Ayah, El Rumi: Dulu Panggil Kakak
- Ahmad Dhani Juri Keren, Desta Teriak Minta Berhenti