Lokasi: Gaya Hidup >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Gaya Hidup61 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pygk94teb.html
Artikel Terkait
Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
Gaya HidupVideo pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing menjadi sorotan setelah memperlihatkan keduanya duduk berdampingan di sofa dengan ketinggian berbeda. Dalam rekaman viral tersebut, Xi tampak duduk sedikit lebih tinggi dibandingkan Trump, meskipun Presiden AS itu diketahui memiliki postur lebih tinggi sekitar 10 sentimeter....
Baca Selengkapnya1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Gaya HidupAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Gaya HidupWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- 16 Pemain Termasuk Rivan dan Nizar Dipanggil Pelatnas Voli
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Artikel Terbaru
Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Rexy Mainaky Target All Malaysian Final di Malaysia Masters 2026
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Tautan Sahabat
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk
- DPR Desak Proyek Double Track Dipercepat Tanpa Tunggu KNKT
- Prabowo Hadiri Rapat DPR untuk Jawab Keraguan Pasar Fiskal
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
- Aset OK Bank Tembus Rp13,42 Triliun, Laba Bersih Naik 3 Kali Lipat
- Rupiah Ditutup Melemah Rp17.703, Sulit Menguat
- Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
- Prabowo Target Rupiah Rp16.800-Rp17.500, Inflasi Maksimal 3,5 Persen di 2027