Lokasi: Gaya Hidup >>

Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif

Gaya Hidup1522 Dilihat

RingkasanTrump dan Xi Jinping telah bertemu enam kali sejak 2017 dan kembali menggelar pertemuan puncak terbaru di Beijing pada Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi kunjungan pertama presiden AS ke China sejak 2017....

Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif

Trump dan Xi Jinping telah bertemu enam kali sejak 2017 dan kembali menggelar pertemuan puncak terbaru di Beijing pada Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi kunjungan pertama presiden AS ke China sejak 2017. KTT terbaru itu membahas sejumlah isu besar, mulai dari perang dagang, Taiwan, hingga konflik Iran.

Sejarah mencatat hubungan kedua negara kerap berubah cepat setelah pertemuan tingkat tinggi selesai. Trump dan Xi pertama kali bertemu pada April 2017 di resor pribadi Trump, Mar-a-Lago, Florida. Saat itu Trump baru beberapa bulan menjabat dan sebelumnya dikenal sangat keras terhadap praktik perdagangan China. Ia bahkan sempat memicu kemarahan Beijing setelah menerima telepon dari Presiden Taiwan Tsai Ing-wen.

Meski demikian, pertemuan di Mar-a-Lago berlangsung hangat. Trump mengatakan kedua negara membuat “kemajuan luar biasa” dalam hubungan bilateral. Suasana diplomatik itu dibayangi keputusan Trump meluncurkan serangan udara ke Suriah saat Xi masih berada di AS.

Tags:

Artikel Terkait

  • Rieke Diah dampingi Nikita Mirzani adukan dugaan etik ke KY

    Gaya Hidup

    Nikita Mirzani resmi menjalani hukuman enam tahun penjara setelah Mahkamah Agung menolak kasasinya dalam perkara dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Putusan tersebut membuat vonis terhadap Nikita berkekuatan hukum tetap dan hingga kini ia masih menjalani masa penahanan....

    Gaya Hidup

    Baca Selengkapnya
  • Persib vs PSM di Super League Pekan 33 Penentu Juara

    Gaya Hidup

    Persib Bandung dipastikan tampil tanpa Federico Barba dan Luciano Guaycochea alias Lucho saat menghadapi laga krusial, namun Pelatih Bojan Hodak menegaskan timnya memiliki kedalaman skuad yang memadai. Di lini tengah yang ditinggalkan Lucho, tersedia sejumlah opsi seperti Marc Klok, Adam Alis, hingga Berguinho jika diinginkan pelatih....

    Gaya Hidup

    Baca Selengkapnya
  • Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia

    Gaya Hidup

    Claudio Ranieri menyatakan kesiapannya menangani timnas Italia setelah mengakhiri masa kebebasannya tanpa kontrak. Mantan pelatih AS Roma itu sebelumnya menjabat sebagai kepala pelatih Serigala Ibukota pada tahun 2024 hingga musim panas 2025, dengan sukses membawa tim finis di peringkat 5 klasemen dari posisi ke-16 dan raihan rasio kemenangan 2,03 poin per laga dari 36 pertandingan....

    Gaya Hidup

    Baca Selengkapnya