Lokasi: Berita >>
Polteknaker Perpanjang Pendaftaran SBP 2026 hingga 27 Mei
Berita53558 Dilihat
RingkasanKementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang masa pendaftaran Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) hingga 31 Mei 2026. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan perpanjangan ini mengakomodasi tingginya antusiasme lulusan SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi di bidang ketenagakerjaan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Chris-Kuntadi-Kemenaker.jpg)
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang masa pendaftaran Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) hingga 31 Mei 2026. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan perpanjangan ini mengakomodasi tingginya antusiasme lulusan SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi di bidang ketenagakerjaan.
Kebijakan tersebut merupakan hasil evaluasi pelaksanaan pendaftaran serta tingginya minat masyarakat. “Perpanjangan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para calon pendaftar yang masih melengkapi persyaratan maupun yang belum sempat melakukan registrasi,” ujar Cris Kuntadi dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026). Sebagai perguruan tinggi vokasi di bawah naungan Kemnaker, Polteknaker berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang siap kerja melalui pendidikan berbasis kebutuhan industri.
Cris Kuntadi mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan perpanjangan waktu pendaftaran ini serta memastikan seluruh dokumen persyaratan diunggah sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi lebih lanjut mengenai tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, dan persyaratan dapat diakses melalui laman resmi Polteknaker.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pan7bllhk.html
Artikel Terkait
Pemalsuan Tes DNA Saga, Pengacara Desak Investigasi Independen
BeritaAsosiasi Pengacara Saga kembali mengajukan permintaan investigasi independen kepada Kepolisian Prefektur Saga pada 30 April 2026 terkait dugaan manipulasi hasil tes DNA oleh mantan pegawai Laboratorium Forensik Saga. Permintaan ini merupakan pengajuan kedua setelah sebelumnya dilakukan pada Oktober 2025, dan dokumen serupa juga dikirimkan kepada Badan Kepolisian Nasional....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIsrael Klaim Lepas Bantuan Militer AS, Hubungan Netanyahu-Trump Retak
BeritaPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan keinginannya untuk menghentikan seluruh bantuan keuangan militer dari Amerika Serikat secara bertahap hingga mencapai nol dolar. Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu dalam sebuah wawancara, menanggapi kesepakatan yang telah berjalan di mana Washington menyetujui bantuan militer bernilai miliaran dolar AS untuk Israel....
【Berita】
Baca SelengkapnyaEksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
BeritaJumlah eksekusi mati di dunia pada 2025 mencapai titik tertinggi dalam lebih dari 40 tahun, terutama dipicu oleh peningkatan tajam di Iran, menurut Amnesty International. Setidaknya 2....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Thailand Open 2026: Banyak Unggulan Tumbang di 16 Besar
- Operasi Udara Israel Buru Pemimpin Tertinggi Militer Hamas
- Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
- Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
- Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
- Turki Incar Investor Asing di Tengah Konflik Iran
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Pengunjung Ancol Sepi Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
- Arsitektur Monas dan Budaya Jakarta Pikat Wisatawan Kanada
- Dua Pegawai Katering Cikarang Cabuli dan Aniaya Bocah 13 Tahun
- BMKG: Cerah di Jakarta, Hujan di Bogor dan Bekasi
- Wapres Gibran Tinjau Proyek MRT Fase 2A HI-Monas
- LBH Minta Polda Metro Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
- Kapolda Metro Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Kejahatan Jalanan
- Polisi Pindahkan 321 WNA Kasus Judol ke Imigrasi
- Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
- Pendeta Abraham: Kenaikan Yesus Bukan Sekadar Seremoni