Lokasi: Berita >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Berita375 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nmt4wcsn1.html
Artikel Terkait
MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahir Dua Juara Baru
BeritaTurnamen sepak bola putri usia dini di Lapangan Bogowonto dan Lapangan Bola Jala Krida, Surabaya, melahirkan dua juara baru, yaitu SDN Pacarkeling V/186 B di kategori KU 12 dan SDN Manukan Kulon di kategori KU 10. Partai final KU 12 mempertemukan SDN Pacarkeling V/186 B melawan SDN Manukan Kulon dengan pertandingan sengit yang harus ditentukan lewat adu penalti....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIHSG Anjlok 1,43%, Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar
BeritaSebanyak 456 saham mengalami penurunan, 192 saham menguat, dan 166 saham stagnan dalam perdagangan hari ini. Indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International) menjadi kompas utama bagi manajer dana asing dalam alokasi investasi global....
【Berita】
Baca SelengkapnyaLesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
BeritaPendiri Poros Musyawarah Masyarakat Blok Lapaopao (PORMMAL), Ihwan Kadir, mengungkapkan keresahan masyarakat di kawasan lingkar tambang mulai terasa akibat perlambatan aktivitas industri smelter. "Pedagang kecil mulai mengeluh omzet turun, kontraktor lokal mulai kehilangan ritme kerja, sopir hauling mulai takut kendaraan mereka berhenti beroperasi, warung-warung mulai sepi, dan masyarakat mulai bertanya kalau industri melambat, kami harus makan apa?" ujar Ihwan pada Sabtu (16/5/2026)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
- Toyota Pamer Ekspansi Spare Parts T-OPT di INAPA 2026
- BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
- Pidato Prabowo Realistis, Pasar Tenang, Rupiah Menguat
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- Bank Indonesia Didorong Naikkan Suku Bunga ke 5,00 Persen
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
Kaesang dan Akbar Himawan Dukung Reynaldo Bryan Maju Ketum HIPMI
Emas Stabil, Tembaga Jadi Logam Strategis Masa Depan
Oknum Anggota DPRD Temanggung Aniaya Wanita di Karaoke
Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
Tautan Sahabat
- DPR Minta Flyover Bekasi Diprioritaskan Usai Insiden KA
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
- Prabowo Sampaikan KEM PPKF 2027 di Paripurna DPR Besok
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo
- Investor Incar Emas Digital Berbasis Cadangan Fisik
- Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
- Kemenperin Libatkan Peritel Buka Akses Pasar IKM Lokal
- Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
- Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional
- Ibu Sunarsih Raih Sukses Katering Berkat Modal KUR BRI