Lokasi: Kesehatan >>

IHSG Anjlok 1,43%, Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar

Kesehatan5 Dilihat

RingkasanSebanyak 456 saham mengalami penurunan, 192 saham menguat, dan 166 saham stagnan dalam perdagangan hari ini. Indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International) menjadi kompas utama bagi manajer dana asing dalam alokasi investasi global....

IHSG Anjlok 1,<strong></strong>43%, Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar

Sebanyak 456 saham mengalami penurunan, 192 saham menguat, dan 166 saham stagnan dalam perdagangan hari ini. Indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International) menjadi kompas utama bagi manajer dana asing dalam alokasi investasi global. Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan menyatakan fokus utama pasar tertuju pada pengumuman hasil quarterly review MSCI pada Selasa (12/5/2026). Spekulasi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya aliran modal keluar asing yang signifikan.

Di sisi lain, Nafan mengungkapkan kemunduran diplomatik baru antara Washington dan Teheran turut membebani sentimen pasar. Pada 11 Mei 2026, Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi baru terhadap 12 entitas dan individu yang dituduh memfasilitasi perdagangan minyak ilegal. Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah dibuka di level Rp 17.479 per dolar AS, melemah 0,37 persen dibanding penutupan sebelumnya di Rp 17.414 per dolar AS.

Tekanan terhadap rupiah kembali berlanjut dengan sentuhan level Rp 17.506 atau melemah 0,53 persen pada pukul 09.45 WIB, dan mencapai Rp 17.508 per dolar AS pada pukul 09.50 WIB. Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah dipicu kombinasi sentimen eksternal dari memanasnya konflik di Timur Tengah serta persoalan domestik yang belum sepenuhnya mendukung penguatan mata uang.

Tags:

Artikel Terkait