Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner975 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nm5au6czc.html
Artikel Terkait
3 Bintang Piala Dunia Pernah Bermain di Liga Indonesia
KulinerSetelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Garuda belum pernah tampil di putaran final Piala Dunia, dan penantian panjang itu kembali berlanjut di edisi 2026 mendatang setelah langkah Timnas Indonesia terhenti di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Meskipun Indonesia belum mendapatkan kesempatan bersaing di level dunia, sepak bola tanah air tidak asing dengan para pemain bintang kelas global....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaMuhadjir Effendy Diperiksa KPK 2 Jam Kasus Haji
KulinerMuhadjir Effendy menjalani pemeriksaan selama kurang lebih dua jam di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin petang. Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) itu memilih irit bicara terkait substansi pemeriksaannya saat keluar dari gedung....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKetua Komisi II DPR Minta Juri LCC MPR Kalbar Di-blacklist
KulinerAlumni SMAN 1 Pontianak, Rifqinizamy, menuntut permintaan maaf dari Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dan dewan juri atas dugaan ketidakadilan dalam lomba Grup C pada Sabtu, 9 Mei 2026. Polemik ini bermula dari protes peserta asal SMAN 1 Pontianak yang merasa dirugikan karena jawaban mereka dianggap salah oleh dewan juri....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
- Larangan Potong Kuku Sebelum Kurban Menurut Ulama
- Menteri ESDM Bahlil Pastikan Energi Nasional Aman
- KPK Geledah Rumah Pengusaha Citra Margaretha Terkait Sugiri
- Pimpinan Komisi X Minta Evaluasi Total PSSI Usai Bentrok Suporter
- Harta Menteri Terkaya Kedua Kabinet Prabowo Naik Rp500 M
Artikel Terbaru
Napoli Ikuti Jejak AC Milan, Tunda Amankan Tiket Liga Champions
Jurnalis dan Aktivis Indonesia Difoto Sebelum Ditangkap Israel
LPSK Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, 3 Posisi
Larangan Potong Kuku dan Rambut Jelang Kurban
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
Pimpinan DPR Soroti Derita Guru Akibat Implementasi Daerah
Tautan Sahabat
- Niko Atmaja Panaskan Mesin PDIP Jakarta Utara
- Ibadah Kenaikan Yesus 2026 di GPIB Immanuel Jakarta
- Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris
- Memilah Sampah Berat, Zulhas Sebut Bisa Jadi Listrik
- Polisi Gagalkan Balap Liar dan Pesta Miras di Tangsel
- Monas Diserbu Ribuan Pengunjung saat Libur Long Weekend
- Pemprov DKI dan Polda Integrasikan 50 Ribu CCTV Jakarta
- Keluarga Ungkap Korban Tewas di Biliar Jakbar demi Lindungi Pacar
- Sapi Kurban Prabowo di Tangsel Bobot 1 Ton Rp120 Juta
- Pramono Sebut Ketimpangan Kaya-Miskin Masalah Utama Jakarta