Lokasi: Olahraga >>
Larangan Potong Kuku dan Rambut Jelang Kurban
Olahraga49 Dilihat
RingkasanKurban mengajarkan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama selain sebagai bentuk ketaatan. Ibadah kurban merupakan satu di antara ibadah yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS sebagai tanda agar manusia terus menyembah Allah SWT....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Penjualan-Hewan-Kurban-di-Surabaya_20260507_082552.jpg)
Kurban mengajarkan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama selain sebagai bentuk ketaatan. Ibadah kurban merupakan satu di antara ibadah yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS sebagai tanda agar manusia terus menyembah Allah SWT. Dalam berkurban, terdapat aturan yang wajib hingga haram apabila dilakukan, termasuk larangan bagi orang yang hendak berkurban untuk memotong kuku dan rambut.
Larangan memotong kuku dan rambut berlaku mulai tanggal 1 Dzulhijjah. Tindakan memotong kuku dan rambut sebelum menyembelih hewan kurban tidak sampai membatalkan ibadah, namun hanya mengurangi pahala. Hadits riwayat Muslim (5236), Abu Daud (2793), dan lainnya menjelaskan: "Barangsiapa yang telah memiliki hewan yang hendak dikurbankan, apabila telah masuk tanggal 1 Dzulhijjah, maka janganlah dia memotong sedikitpun bagian dari rambut dan kukunya hingga dia selesai menyembelih."
Dalam hadits tersebut, dijelaskan bahwa rambut dan kuku yang dilarang untuk dipotong adalah rambut dan kuku orang yang berkurban, bukan rambut dan kuku hewan kurban. Larangan itu berlaku untuk memotong dengan cara apapun dan untuk bagian kuku dan rambut manapun selama periode tersebut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/310c3499655.html
Artikel Terkait
I.League Siapkan Skema Baru, Kompetisi Sepakbola Lebih Padat
OlahragaAsep Saputra, Direktur Kompetisi I. League, mengungkapkan pihaknya tengah menyusun kalender kompetisi yang lebih fleksibel agar klub dapat melakukan persiapan sejak dini....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaDSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
OlahragaPT Digital Sumber Sejahtera Motor resmi bertransformasi dari DSS Motor menjadi Mobix, identitas baru perusahaan di bisnis mobil bekas (mobkas). Mobix merupakan hasil kolaborasi diler besar Mitsubishi yang fokus menyediakan unit mobil bekas bersertifikat dengan layanan jual komprehensif dan paket pembayaran fleksibel....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaBYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
OlahragaPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lautaro Sejajar Legenda, Chivu Dua Kali Double Winner
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Persija Tekuk Persik 3-1, Witan Persembahkan Gol untuk Jakmania
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
Artikel Terbaru
Igor Tolic Sebut Gol Dramatis Bukti Persib Siap Hattrick
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
Juri Dinonaktifkan, Disdik Kalbar Sebut Speaker Bermasalah
5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
Tautan Sahabat
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
- Libur Panjang, Arus Ferry Merak-Bakauheni Padat
- Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo: Minyak Sania 1L Rp21.600
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka