Lokasi: Hiburan >>

SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna

Hiburan8334 Dilihat

RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....

SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI,<strong></strong> Bukan Jadi Pengguna

International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.

Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.

Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.

Tags:

Artikel Terkait

  • Saputra Gagal Casting Puluhan Kali Meski Punya 20 Juta Follower

    Hiburan

    Kreator konten asal Bali, Gung Bagus Saputra, yang memiliki lebih dari 20 juta pengikut di media sosial, mengungkapkan perjalanan sulitnya menembus industri perfilman. Setelah sekitar enam tahun aktif membuat konten digital, Saputra kini serius menekuni dunia akting sebagai tantangan baru....

    Hiburan

    Baca Selengkapnya
  • BTN Raup Laba Rp1,45 Triliun, Naik 43,8 Persen

    Hiburan

    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan pertumbuhan kinerja konsolidasi positif hingga April 2026. Perseroan bersama entitas anak, Bank Syariah Nasional, berhasil membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 1,45 triliun atau meningkat 43,84 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,01 triliun....

    Hiburan

    Baca Selengkapnya
  • Pidato Prabowo Pertegas Arsitektur Ekonomi dan Ideologi

    Hiburan

    Tamsil Linrung menilai Pidato Presiden Prabowo dalam sidang paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026) menunjukkan keberanian membangun arsitektur ekonomi yang berpihak pada rakyat kecil dan cita-cita Ekonomi Pancasila. Tamsil Linrung menyikapi pidato presiden tersebut sebagai ekspresi keberpihakan yang sangat jelas terhadap rakyat kecil, daerah, dan cita-cita ekonomi Pancasila....

    Hiburan

    Baca Selengkapnya