Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Bisnis4437 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mmtadtlmc.html
Artikel Terkait
Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
BisnisWuling Motors memulai penjualan SUV 7-penumpang di Indonesia setelah sukses membukukan total surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 1. 000 unit....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaYani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
BisnisKetua Umum Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Ir. Yani Yuhani Panigoro, menyoroti korelasi erat antara kondisi permukiman kumuh dengan tingginya angka penularan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaIndonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
BisnisKementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa Indonesia saat ini kesulitan dalam menyukseskan program imunisasi nasional. Berdasarkan laporan global WHO dan UNICEF tahun 2024, Indonesia berada di peringkat keenam dunia untuk kategori jumlah anak yang sama sekali belum tersentuh imunisasi....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rico Waas Lapor Mendagri Berobat ke Luar Negeri Tanpa APBD
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Mischka Aoki Rilis Buku The University Blueprint
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei: Siang Cerah, Malam Hujan
- Warung Bakso Klaten Tarik Biaya AC Rp3.000 per Orang
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Bengkulu dan Jawa Tengah
- Prakiraan Cuaca Yogyakarta: Gunungkidul Berawan, Sleman Hujan Ringan
- Polisi Tangkap Pria di Kebumen Aniaya Istri dan Mertua Hingga Tewas
- Harga Oli Blora Naik, Pengusaha Tempe Blora Tertekan
- Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
- Korporasi Tersangka di Pelalawan, Tak Ada Pihak Kebal Hukum
- Pemkab Kuningan Bela Anggaran iPhone Rp200 Juta untuk Konten
- Perampok Todong Toko Emas Wonokromo, 3 Lansia Terluka