Lokasi: Bisnis >>
Gap Year Buka Peluang Lebih Luas ke Kampus
Bisnis81714 Dilihat
RingkasanSebanyak 5. 400....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/GANESHA-OPERATION-Ilustrasi-gap-year-Ba.jpg)
Sebanyak 5.400.167 siswa kelas 12 SMA, SMK, dan MA di Indonesia pada 2025 harus menghadapi persaingan ketat memperebutkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) impian. Persaingan tersebut tidak hanya datang dari lulusan tahun berjalan, karena dalam seleksi SNBT 2026, lulusan 2025 dan 2024 masih memiliki kesempatan mengikuti ujian kembali. Kelompok inilah yang dikenal sebagai siswa gap year, yaitu mereka yang memutuskan menunda kuliah untuk mempersiapkan diri lebih matang.
Sebagian siswa gap year memilih fokus belajar kembali agar peluang masuk PTN impian semakin besar, sementara yang lain tetap berkuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sambil mempersiapkan diri mengikuti seleksi PTN pada tahun berikutnya. Tidak sedikit pula siswa yang sebenarnya sudah diterima di suatu jurusan namun memutuskan untuk tidak mengambilnya demi mengejar pilihan yang lebih sesuai. Risiko salah jurusan sebenarnya dapat diminimalkan melalui perencanaan matang sejak awal, termasuk memanfaatkan layanan konsultasi jurusan dan konsultasi pemilihan PTN dari lembaga pendidikan terpercaya.
Di tengah tekanan sosial yang sering muncul, banyak orang masih memandang gap year sebagai keputusan negatif, padahal periode ini dapat dimanfaatkan secara produktif. Dengan strategi belajar yang tepat, siswa gap year justru memiliki keunggulan berupa waktu lebih banyak untuk mempersiapkan ujian dan memperkuat pemahaman materi. Langkah ini menjadi kunci untuk meraih kursi di PTN favorit tanpa harus menyesal di kemudian hari.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mf5jdoeoj.html
Artikel Terkait
131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
BisnisDirektur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan keprihatinan mendalam terhadap skala dan kecepatan epidemi Ebola di Republik Demokratik Kongo. "Saya sangat prihatin dengan skala dan kecepatan epidemi ini," kata Ghebreyesus kepada peserta Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa pada Selasa, sambil menyoroti jumlah kasus yang dilaporkan di wilayah perkotaan dan di kalangan tenaga kesehatan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPengadilan Militer Buka Suara soal 3 Hakim Andrie Yunus
BisnisTiga hakim militer dilaporkan ke Mahkamah Agung (MA) atas dugaan pelanggaran kode etik. Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) melaporkan Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto, Letnan Kolonel Kum Irwan Tasri, dan Mayor Laut (H) M....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaDirut Terra Drone Minta Hukuman Ringan, Klaim Damai dengan Korban
BisnisWisnu Wardana memohon maaf kepada Majelis Hakim dalam sidang pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026). "Saya memohon kepada Yang Mulia Majelis Hakim untuk memberikan maaf," ujar Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia tersebut....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
- Nilai Matematika TKA SMA 36,10, Pembelajaran Perlu Dibbenahi
- Judi Online Picu Perceraian dan Rusak Generasi Muda
- MTI Minta Penutupan Pelintasan Sebidang Bertahap dan Terukur
- Sevilla vs Real Madrid: Laga Penentu Degradasi Los Nervionenses
- Menkes Budi Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Gelar
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
MPR Nonaktifkan Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat
Menhan Sjafrie: Israel Lanjutkan Operasi Militer ke Lebanon
Pemberi Suap Ombudsman Dijemput Paksa Kaget Ditangkap
Mourinho Buka Suara soal Masa Depan, Kembali ke Madrid
ULD Terbatas, Akses Pendidikan Disabilitas Belum Inklusif
Tautan Sahabat
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan