Lokasi: Teknologi >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Teknologi86119 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/m4829tmua.html
Artikel Terkait
Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
TeknologiPelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang telah mencapai level Rp17. 600 diprediksi akan berdampak langsung pada kenaikan biaya hidup hingga ke tingkat desa....
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
TeknologiPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
Baca Selengkapnya6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
TeknologiStudi terbaru dalam jurnal Science yang meneliti data dari 6. 500 orang berbagai usia mengungkapkan kabar baik khusus untuk perempuan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pemulung Sampah Sukses Suplai Dapur MBG
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Artikel Terbaru
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Rupiah Tembus Rp17.500, Harga Pangan-Elektronik-Obat Melonjak
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Tautan Sahabat
- Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Maut Pasar Grogol
- Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Karyawan Tewas
- Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Akibat Korsleting
- Polisi Bekasi Tangkap Pengedar, Sita Ratusan Hexymer dan Tramadol
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol Jakbar
- 320 WNA Sindikat Judol Jakbar Segera Disidang di Indonesia
- Libur Panjang, Wisatawan Bali Ajak Kerabat ke TMII
- Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Diduga Korsleting
- BMKG: Cerah di Jakarta, Hujan di Bogor dan Bekasi
- Bocah Tenggelam di Ciliwung Ditemukan Tersangkut Sampah Jaksel