Lokasi: Berita >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Berita95 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/lble9bujs.html
Artikel Terkait
Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
BeritaDua jurnalis nasional Harian Andi mengecam keras insiden bersenjata yang melibatkan militer Zionis Israel terhadap kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional pada Senin (18/5/2026). Andi Muhyiddin dalam pernyataan resminya di Jakarta menegaskan bahwa operasi militer di siang bolong tersebut merupakan bentuk pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional serta prinsip kebebasan sipil warga dunia....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBMW dan Toyota Uji Masa Depan Hidrogen di Jerman-Jepang
BeritaMenteri Transportasi Jerman Patrick Schnieder tiba di pabrik sel bahan bakar Toyota pada Rabu (13/05) menggunakan BMW iX5 Hydrogen asal Jerman. Saat meninggalkan lokasi, ia kemudian menggunakan Toyota Crown FCEV dari Jepang....
【Berita】
Baca SelengkapnyaOperasi Udara Israel Buru Pemimpin Tertinggi Militer Hamas
BeritaSerangan udara Israel menghantam sebuah bangunan apartemen di kawasan al-Rimal, Kota Gaza, pada Jumat (15/5/2026), yang kemudian disusul serangan kedua ke sebuah kendaraan di dekat lokasi. Layanan darurat Gaza melaporkan sedikitnya tujuh orang tewas dan lebih dari 50 lainnya terluka akibat insiden tersebut....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Rusia Tuduh AS Ingin Kuasai Energi Global Lewat Trump
- Global Sumud Nusantara dan Flotilla Ditangkap Israel
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
- Iran Sambut Diplomasi China-Pakistan di Tengah Konflik
Artikel Terbaru
Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
Xi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah
DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
Jafar/Felisha Ikuti Jejak Ubed, Menang di Thailand Open
ICC Keluarkan Surat Penangkapan Rahasia untuk 5 Pejabat Israel
Tautan Sahabat
- Iran Ancam Tutup Akses Minyak Jika AS Serang Ekspor
- Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
- Netanyahu Kecam Ben Gvir soal Penyiksaan Aktivis Sumud Flotilla
- Trump Pilih Mahmoud Ahmadinejad Pimpin Iran Pasca Perang
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Xi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
- Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
- Aturan Baru Cina Cegah Perusahaan Barat Lepas Ketergantungan