Lokasi: Hiburan >>

Xi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah

Hiburan11 Dilihat

RingkasanDalam pertemuan bilateral yang berlangsung lebih dari dua jam, Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump berusaha menampilkan hubungan yang lebih hangat di tengah berbagai isu sensitif yang membayangi Beijing dan Washington. Xi Jinping menyampaikan bahwa hubungan China dan Amerika Serikat seharusnya dibangun atas dasar kemitraan, bukan permusuhan....

Xi Jinping Buka Peluang Bisnis AS,<strong></strong> Trump Janjikan Masa Depan Cerah

Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung lebih dari dua jam, Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump berusaha menampilkan hubungan yang lebih hangat di tengah berbagai isu sensitif yang membayangi Beijing dan Washington. Xi Jinping menyampaikan bahwa hubungan China dan Amerika Serikat seharusnya dibangun atas dasar kemitraan, bukan permusuhan. Ia menilai kerja sama antara dua negara ekonomi terbesar dunia itu akan membawa manfaat besar, tidak hanya bagi kedua negara, tetapi juga bagi dunia.

"Saya selalu percaya bahwa kepentingan bersama China dan Amerika Serikat lebih besar daripada perbedaan kita. Kerja sama menguntungkan kedua belah pihak, sementara konfrontasi merugikan keduanya," kata Xi Jinping dalam pertemuan tersebut pada Kamis. Presiden China itu juga berjanji akan memperluas akses bagi perusahaan-perusahaan Amerika di negaranya. Menurut Xi, Beijing ingin mempertahankan momentum positif hubungan bilateral dengan memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, pertanian, kesehatan, pariwisata, hingga penegakan hukum dan komunikasi militer.

"China akan membuka pintunya lebih lebar bagi dunia," ujar Xi di hadapan delegasi bisnis AS yang turut hadir dalam pertemuan tersebut. Ia bahkan menyebut hubungan Washington dan Beijing akan menjadi lebih baik dibanding sebelumnya. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menjanjikan masa depan yang cerah antara AS dan China. "Kita akan memiliki masa depan yang cerah bersama," kata Trump saat membuka pembicaraan dengan Xi.

Tags:

Artikel Terkait