Lokasi: Properti >>

David Franico Pimpin PERBASASI DKI, Target PON XXII

Properti9 Dilihat

RingkasanDavid Franico resmi terpilih sebagai Ketua Umum PERBASASI DKI Jakarta periode 2025-2029 melalui mekanisme voting yang melibatkan seluruh pemegang hak suara sebagai bentuk implementasi prinsip demokrasi, transparansi, dan tata kelola organisasi olahraga yang profesional. Usai terpilih, David Franico langsung menegaskan fokus utama kepengurusan baru, yakni memperkuat sistem pembinaan atlet dari level usia dini hingga elite guna menjaga dominasi DKI Jakarta di pentas nasional....

David Franico Pimpin PERBASASI DKI,<strong></strong> Target PON XXII

David Franico resmi terpilih sebagai Ketua Umum PERBASASI DKI Jakarta periode 2025-2029 melalui mekanisme voting yang melibatkan seluruh pemegang hak suara sebagai bentuk implementasi prinsip demokrasi, transparansi, dan tata kelola organisasi olahraga yang profesional.

Usai terpilih, David Franico langsung menegaskan fokus utama kepengurusan baru, yakni memperkuat sistem pembinaan atlet dari level usia dini hingga elite guna menjaga dominasi DKI Jakarta di pentas nasional. "DKI Jakarta memiliki potensi besar untuk terus menjadi salah satu kekuatan utama," ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pengurus, klub, pelatih, atlet, serta komunitas untuk menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan kompetitif. "Selain peningkatan kualitas atlet, perhatian juga akan diberikan pada pengembangan sumber daya manusia, termasuk pelatih, wasit, dan perangkat pertandingan agar mampu mengikuti perkembangan olahraga internasional," terangnya.

Salah satu target besar yang langsung menjadi perhatian ialah persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. PERBASASI DKI Jakarta menargetkan mampu mempertahankan tradisi prestasi sekaligus meningkatkan daya saing atlet Jakarta di level nasional. Persiapan menuju PON disebut akan dilakukan lebih dini melalui pemantauan atlet, peningkatan intensitas kompetisi, hingga pembangunan sistem pembinaan jangka panjang. Kompetisi internal antarklub serta pembinaan kelompok umur juga akan diperkuat demi menjaga regenerasi atlet secara berkelanjutan.

Tags:

Artikel Terkait