Lokasi: Otomotif >>

Insiden Le Mans: Tendangan Pecco Bagnaia Kontroversial

Otomotif354 Dilihat

RingkasanPecco Bagnaia kehilangan grip ban depan yang berujung DNF (did not finish) akibat terjatuh di lap ke-16 pada MotoGP seri terbaru. Pembalap Ducati asal Turin, Italia ini mengaku puas dengan kondisi motor, khususnya dalam hal kecepatan....

Insiden Le Mans: Tendangan Pecco Bagnaia Kontroversial

Pecco Bagnaia kehilangan grip ban depan yang berujung DNF (did not finish) akibat terjatuh di lap ke-16 pada MotoGP seri terbaru. Pembalap Ducati asal Turin,Italia ini mengaku puas dengan kondisi motor, khususnya dalam hal kecepatan. "Saat saya berada di belakang Bezzecchi, saya melihat kecepatan luar biasa yang mereka dapatkan saat keluar dari tikungan, dan mereka berakselerasi sangat kencang saat keluar dari tikungan," aku mantan rider Pramac Prima Ducati itu. "Hari ini (tadi malam-red) kami telah melangkah maju, sedemikian rupa sehingga saya berhasil keluar dari tikungan terakhir, tikungan 8, dengan sangat kuat. Ketika Anda melaju sangat kencang hingga batas maksimal, Anda berhasil memahami hal-hal yang, ketika Anda sedang berjuang," sambungnya.

Desmosedici Ducati kini bukan lagi motor terbaik, melainkan turun ke peringkat kedua dalam persaingan MotoGP. Sebaliknya, RS-GP Aprilia mampu melejit menjadi kuda besi yang cocok di segala trek. Pecco menyebut, motornya harus ada peningkatan dalam hal grip atau daya cengkeram terhadap aspal untuk ban depan. "Menurut saya, yang perlu kita perbaiki adalah cengkeraman di tikungan, di mana mereka sangat kuat," tambah suami Domizia Castagnini.

Ketidakcocokan antara aksi dan perkataan Pecco Bagnaia menjadi sorotan setelah ia mengaku puas dengan kecepatan motor namun tetap membutuhkan perbaikan grip. Aprilia kini unggul dalam hal akselerasi dan stabilitas di tikungan, sementara Ducati harus berbenah untuk kembali ke puncak. Insiden di lap ke-16 ini menambah daftar panjang masalah Pecco musim ini.

Tags:

Artikel Terkait