Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Kuliner1927 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/lb14dem2j.html
Artikel Terkait
Duo Mbappe-Vinicius Dibela Arbeloa usai Kritik Tajam
KulinerReal Madrid berhasil meraih kemenangan penting dalam laga yang menyajikan lebih dari sekadar skor akhir. Pertandingan ini menjadi sorotan utama karena berkaitan langsung dengan susunan pemain yang dibawa oleh Real Madrid, di mana hasil positif langsung terlihat dengan raihan tiga angka penuh....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaSenam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
KulinerSenam ergonomik membantu mengurangi keluhan nyeri sendi dan menjaga kestabilan kadar asam urat, serta melancarkan peredaran darah, meningkatkan fleksibilitas tubuh, hingga memperbaiki suasana hati. Roida, seorang instruktur senam, menjelaskan bahwa senam ergonomik dirancang dengan gerakan ringan sehingga aman dan mudah diikuti oleh berbagai kelompok usia....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
KulinerAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Artikel Terbaru
KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Keuangan Wajib Transparan
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Kemenag: Awal Zulhijah 1447 H Jatuh 18 Mei 2026
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Tautan Sahabat
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
- Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS
- Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
- Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
- Polisi Jepang Tangkap 14 WNA, WNI Overstay Hampir 7 Tahun
- Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
- Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
- Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
- Trump Murka Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Peringatkan Konsekuensi