Lokasi: Bisnis >>

Kemenag: Awal Zulhijah 1447 H Jatuh 18 Mei 2026

Bisnis12 Dilihat

RingkasanPemerintah Indonesia menetapkan bahwa 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Cecep, pejabat dari Kementerian Agama, mengungkapkan kesimpulan ini diperoleh dari pemantauan posisi hilal di seluruh wilayah NKRI yang memenuhi kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura)....

Kemenag: Awal Zulhijah 1447 H Jatuh 18 Mei 2026

Pemerintah Indonesia menetapkan bahwa 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Cecep, pejabat dari Kementerian Agama, mengungkapkan kesimpulan ini diperoleh dari pemantauan posisi hilal di seluruh wilayah NKRI yang memenuhi kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

"Berdasarkan kriteria MABIMS, posisi hilal di seluruh wilayah NKRI telah memenuhi kriteria tinggi hilal minimum 3 derajat dan elongasi minimum 6,4 derajat," kata Cecep. Tinggi hilal di seluruh NKRI berada di antara 3,29 derajat sampai dengan 6,95 derajat, sementara elongasinya berkisar antara 8,91 derajat sampai dengan 10,62 derajat. "Di seluruh wilayah NKRI posisi hilal telah memenuhi kriteria imkan rukyat atau visibilitas hilal MABIMS yaitu 3 sampai 6,4 derajat. Oleh karenanya posisi hilal awal Zulhijjah 1447 H pada hari rukyat ini, secara teoritis hilal sangat memungkinan dapat dirukyat," jelasnya.

Saat proses rukyat berlangsung, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia diperkirakan sudah berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 3º 37' 51" hingga 6º 54' 23". Sudut elongasi atau jarak sudut antara bulan dan matahari berada pada kisaran antara 8º 58' 23" hingga 10º 36' 52". Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam penentuan awal bulan Zulhijjah yang menandai dimulainya rangkaian ibadah haji dan hari raya Idul Adha.

Tags:

Artikel Terkait