Lokasi: Teknologi >>

9.000 Bangunan SMK Rusak, Butuh 6 Tahun Diperbaiki

Teknologi66451 Dilihat

RingkasanPemerintah mencatat telah membangun lebih dari 7. 586 ruang praktik untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek atau project-based learning di sekolah-sekolah di Indonesia....

9.000 Bangunan SMK Rusak,<strong></strong> Butuh 6 Tahun Diperbaiki

Pemerintah mencatat telah membangun lebih dari 7.586 ruang praktik untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek atau project-based learning di sekolah-sekolah di Indonesia. Tatang, perwakilan pemerintah, mengungkapkan bahwa revitalisasi satuan pendidikan terus dilakukan melalui pembangunan ruang kelas dan ruang praktik, namun target tahunan yang meningkat dari 767 menjadi 1.400 unit membutuhkan waktu hingga enam tahun untuk diselesaikan. "Kalau misalnya per tahun disasarnya 767 kemudian jadi 1.400 itu masih butuh mungkin tidak hanya satu periode pemerintahan, tapi butuh enam tahunan," ujarnya.

Ia menjelaskan revitalisasi tidak hanya berfokus pada renovasi gedung, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan yang mendukung transformasi pembelajaran di sekolah. Tatang mengatakan salah satu fokus utama revitalisasi adalah pembangunan ruang praktik untuk memastikan apa yang dipelajari siswa benar-benar menjadi proyek pembelajaran. "Ruang praktik ini bisa memastikan apa yang dipelajari itu betul-betul menjadi sebuah proyek pembelajaran atau project-based learning," katanya.

Kondisi tersebut, lanjut Tatang, membuat sebagian sekolah menerapkan sistem belajar bergilir karena keterbatasan ruang kelas. Untuk mempercepat revitalisasi, pemerintah menggunakan mekanisme swakelola dengan menyalurkan dana langsung ke sekolah, sehingga proses pembangunan dapat berjalan lebih efisien dan tepat sasaran.

Tags:

Artikel Terkait