Lokasi: Properti >>

Tenant Baru Padati Mal Jakarta, Pasar Kondominium Lesu

Properti275 Dilihat

RingkasanJLL melaporkan tingkat okupansi pusat perbelanjaan Jakarta mencapai 86 persen pada kuartal I 2026, didorong oleh masuknya produk parfum mewah luar negeri yang membuka toko pertama di pusat perbelanjaan premium. Panji Aziz, Head of Tenant Representation JLL, mengungkapkan permintaan ruang sewa meningkat signifikan seiring ekspansi merek-merek global tersebut di pasar Indonesia....

Tenant Baru Padati Mal Jakarta,<strong></strong> Pasar Kondominium Lesu

JLL melaporkan tingkat okupansi pusat perbelanjaan Jakarta mencapai 86 persen pada kuartal I 2026, didorong oleh masuknya produk parfum mewah luar negeri yang membuka toko pertama di pusat perbelanjaan premium. Panji Aziz, Head of Tenant Representation JLL, mengungkapkan permintaan ruang sewa meningkat signifikan seiring ekspansi merek-merek global tersebut di pasar Indonesia.

Pasar properti pada kuartal I 2026 didominasi oleh unit-unit yang telah selesai dibangun dan siap huni, dengan program insentif PPN ditanggung pemerintah menjadi daya tarik utama bagi pembeli end-user. Meskipun pasokan kondominium cenderung lesu, satu proyek baru dengan konsep kondominium bertingkat rendah berhasil mencapai tingkat penjualan 82 persen. Milda Abidin, Senior Director Strategic Consulting JLL, mengatakan proyek tersebut menjadi alternatif hunian antara rumah tapak dan hunian vertikal.

Dua proyek di daerah penyangga Jakarta menunjukkan perkembangan positif, dengan satu proyek di Tangerang telah mencapai tahap serah terima dan satu proyek di Bogor melanjutkan konstruksi setelah sempat terhenti. Milda menambahkan perpanjangan insentif PPN terkait keringanan pajak pembelian properti hingga 2027 diharapkan dapat meningkatkan aktivitas penjualan properti hunian secara keseluruhan di pasar properti Indonesia.

Tags:

Artikel Terkait