Lokasi: Olahraga >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Olahraga5785 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ku78vtkix.html
Artikel Terkait
Cuaca Malang dan Batu Hari Ini Cerah Berawan hingga Hujan
OlahragaBMKG memprakirakan suhu udara di kawasan dataran tinggi tersebut umumnya berawan dengan potensi hujan ringan menjelang sore dan malam. Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang terjadi di wilayah Indonesia bagian barat....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
OlahragaDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
OlahragaDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Tanjung Priok
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Artikel Terbaru
Retribusi Sampah Dibayar Non Tunai Cegah Kebocoran
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Orang Tua Paksa Target Prestasi, Les Seni Bikin Anak Stres
El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
Tautan Sahabat
- Tabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
- KAI Minta Maaf, KA Jaka Tingkir dan Serayu Anjlok di Senen
- Dugaan Prostitusi Anak Libatkan WNA, Belum Ada Bukti Valid
- Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Karyawan Tewas
- LPSK Minta Polisi Tunda Laporan Balik Erin Kasus PRT Jaksel
- WhatsApp Diretas, Putri Ahmad Bahar Temui Hercules
- BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan Selasa, 12 Mei 2026
- Bisnis Motor Ilegal Raup Rp 26 Miliar Pakai KTP Warga
- Polisi Tangkap Pelaku Curi Paket di Cilincing, Satu Buron
- Prabowo Beli Sapi 1 Ton Milik Peternak Bogor