Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Bisnis793 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jfa0tfe1m.html
Artikel Terkait
Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru
BisnisIran menolak pembatasan yang hanya mengizinkan satu fasilitas nuklir, dan bersikeras agar situasi di Selat Hormuz tidak kembali seperti sebelum konflik pecah, sambil terus membangun mekanisme baru bersama Oman untuk menjaga jalur pelayaran penting tersebut tetap berjalan. “Amerika Serikat dan Israel adalah ancaman bagi kawasan ini,” kata Baghaei, meskipun Ia juga menyebut para ahli Iran dan Oman telah melakukan pertemuan untuk membahas mekanisme transit baru di Selat Hormuz yang selama beberapa bulan terakhir mengalami gangguan besar akibat konflik, seperti diberitakan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaDokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
BisnisRetinopati diabetik sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal sehingga banyak pasien tidak menyadari sampai penglihatan mulai terganggu. Bahkan jika terlambat ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan permanen hingga kebutaan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
BisnisPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pemalsuan Tes DNA Saga, Pengacara Desak Investigasi Independen
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Menlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Artikel Terbaru
Skenari EVOS Gagal Lolos Playoff MPL S17 Terungkap
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Tautan Sahabat
- Daniel Johan Peringatkan PP Ekspor Satu Pintu Tak Jadi Rente
- Jaksa KPK Hadirkan Eks Pimpinan PN Depok di Sidang Suap
- 3 Amalan Utama di Bulan Dzulhijjah dan Keutamaannya
- Kemenkes Peringatkan Demam Usai Bepergian dari Afrika
- Kapolri Buka Suara Jabatan Kapolda Metro Jaya Bintang Tiga
- 3 Oknum TNI Bebas dari Pasal Pembunuhan Berencana
- Citra Margaretha Bungkam Soal Asal Usul Uang Sugiri Sancoko
- Rupiah Melemah, PDIP Peringatkan Gelombang PHK dan Ancaman Desa
- Habib Rizieq Aktifkan Kembali Pengajian Petamburan dan Megamendung
- Tani Merdeka dan APPSI Dukung Ekonomi Kerakyatan Prabowo