Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 153 Merdeka
Kesehatan4 Dilihat
RingkasanBadan tidak kelelahan setelah melakukan aktivitas fisik dan masih memiliki sisa tenaga untuk aktivitas lainnya sering disebut dengan kebugaran jasmani. Kondisi ini menunjukkan tingkat daya tahan tubuh yang optimal untuk menjalani berbagai kegiatan sehari-hari tanpa mengalami kelelahan berlebihan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siswa-sdn-04-tegal-kabupaten-bogor-belajar-sambil-lesehan_20190730_165733.jpg)
Badan tidak kelelahan setelah melakukan aktivitas fisik dan masih memiliki sisa tenaga untuk aktivitas lainnya sering disebut dengan kebugaran jasmani. Kondisi ini menunjukkan tingkat daya tahan tubuh yang optimal untuk menjalani berbagai kegiatan sehari-hari tanpa mengalami kelelahan berlebihan.
Tujuan melakukan latihan kebugaran jasmani adalah untuk meningkatkan kemampuan fisik secara menyeluruh, seperti kekuatan, kelenturan, kecepatan, dan daya tahan. Latihan ini juga bertujuan untuk menjaga kesehatan organ tubuh, mencegah cedera, serta meningkatkan kualitas hidup agar aktivitas sehari-hari dapat dilakukan dengan lebih efisien dan produktif.
Latihan mendorong bahu dengan dua lengan bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot bahu, lengan, dan punggung atas. Gerakan ini melatih otot deltoid, trapezius, serta otot-otot stabilisator di sekitar sendi bahu, sehingga membantu memperkuat postur dan mendukung aktivitas yang memerlukan dorongan atau angkatan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/hjevze6c8.html
Artikel Terkait
Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
KesehatanKecelakaan kereta api di Thailand pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 15. 40 waktu setempat menyisakan duka mendalam dan membuka mata banyak pihak mengenai rapuhnya sistem keselamatan transportasi di sejumlah negara di Asia Tenggara....
Baca SelengkapnyaPancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Kesehatandr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
Baca SelengkapnyaTidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
KesehatanDokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Dony Yugo Hermanto, Sp....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- iPhone 17 Pro Diklaim Punya Charging Tercepat Tahun Ini
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Leo/Daniel Comeback, Sabar/Reza Mundur di Thailand Open 2026
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Artikel Terbaru
Atlet Muda Dinov Siap Berlaga di YOG Dakar 2026
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Alex Marquez Operasi, Absen MotoGP Catalunya 2026?
El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Tautan Sahabat
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan