Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Pendidikan8654 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gkdb4wzrr.html
Artikel Terkait
Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
PendidikanApple dikabarkan membatalkan rencana menghadirkan sensor sidik jari di Apple Watch karena masalah biaya produksi dan keterbatasan ruang untuk baterai di dalam perangkat. Rumor mengenai fitur ini sebenarnya sudah muncul sejak 2020 setelah ilustrasi paten memperlihatkan kemungkinan sensor sidik jari ditempatkan di bagian tombol Digital Crown....
Baca SelengkapnyaStok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka
PendidikanIndonesia saat ini telah mencapai swasembada pangan karena stok kebutuhan pokok masyarakat melimpah. Angka tersebut menjadi yang terbaik di sektor pangan sejak Republik Indonesia merdeka pada tahun 1945....
Baca SelengkapnyaPetrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
PendidikanPetrokimia Gresik memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi mencapai 219. 648 ton untuk menghadapi musim tanam April–September 2025....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Martin Cs Berpeluang Lanjutkan Estafet Espargaro
- BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
- Bank BCA, BNI, Mandiri Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
Danantara Pertimbangkan Tambah Saham di GoTo
Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
Inggris Borong Obat Avigan dari Jepang Antisipasi Hantavirus
Menteri Koperasi Puji Adaptasi Teknologi KSP Nasari
Tautan Sahabat
- Amnesty Tuding 'Antek Asing' Akal-akalan Bungkam Kritik
- Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata 12,5 Persen
- Kemendiktisaintek Tangani Langsung Kasus Kekerasan Seksual Rektor
- Upacara Harkitnas 2026 Resmi dari Komdigi, Lengkap Doa
- KPK Periksa 8 Saksi di Bangkalan Terkait Dana Hibah Jatim
- KPK Sita Ponsel Pengusaha Pacitan Citra Margaretha
- Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H/2026
- Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Kasus K3
- Komnas HAM dan Polisi Selidiki Pencabulan Santri Pati
- JNE Kecam Pembegalan Kurir, Apresiasi Ksatria di Bandung