Lokasi: Berita >>
Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
Berita2876 Dilihat
RingkasanKomarudin Watubun, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang dampak fluktuasi dolar AS terhadap masyarakat desa kurang tepat. Menurut Komarudin, meskipun transaksi sehari-hari masyarakat desa menggunakan rupiah, gejolak nilai tukar dolar tetap mempengaruhi harga kebutuhan pokok dan sektor ekonomi lainnya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Komarudin-Watubun_2-Okt.jpg)
Komarudin Watubun, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang dampak fluktuasi dolar AS terhadap masyarakat desa kurang tepat. Menurut Komarudin, meskipun transaksi sehari-hari masyarakat desa menggunakan rupiah, gejolak nilai tukar dolar tetap mempengaruhi harga kebutuhan pokok dan sektor ekonomi lainnya. "Kalau dalam konteks orang desa itu menggunakan rupiah, iya. Tapi dalam konteks kehidupan mereka, ya ada pengaruhnya," kata Komarudin di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (18/5/2026).
Komarudin mencontohkan, pelemahan rupiah akan berdampak langsung pada kenaikan harga barang impor seperti BBM, pupuk, elektronik, hingga gandum. "Karena dengan nilai rupiah anjlok seperti ini, kan berpengaruh pada harga barang akan naik. Barang impor termasuk BBM, pupuk, elektronik, gandum, itu yang makan-makan di kafe beli roti dari gandum kan pasti harga akan naik," ujar Komarudin. Ia menegaskan, masyarakat desa saat ini tidak bisa dipandang terisolasi dari perkembangan ekonomi global karena aktivitas ekonomi dan akses informasi sudah semakin terbuka. "Dan orang kampung sekarang keren. Kecuali zaman batu ya orang kampung tinggal di kampung, tidak pernah ke kota. Sekarang kan tetap ke mana-mana. Jadi tetap pengaruh ke kehidupan rakyat secara keseluruhan," jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menyatakan masyarakat desa tidak perlu panik terhadap fluktuasi dolar AS karena transaksi sehari-hari menggunakan rupiah dan kondisi pangan serta energi nasional dinilai aman. "Rupiah begini, rupiah begini, apa, dolar begini, dolar begini. Orang, rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan? Pangan aman, energi aman, ya banyak negara panik, Indonesia masih oke. Kita banyak, banyak yang diberikan Yang Maha Kuasa," ujar Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). Komarudin menambahkan, dampak pelemahan rupiah akan terasa luas apabila harga BBM ikut naik karena berpengaruh terhadap biaya transportasi dan harga barang secara keseluruhan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/317b699676.html
Artikel Terkait
Virgoun Minta Starla Jenguk Adik, Sampaikan Pesan ke Inara
BeritaLindi Fitriyana melahirkan bayi laki-laki melalui proses persalinan caesar pada Kamis (14/5/2026) di Indonesia. Kehadiran buah hati baru itu menambah kebahagiaan di tengah keluarga besar mereka....
【Berita】
Baca SelengkapnyaRano Karno Ingin JIS Seperti San Siro Milan
BeritaWakil Gubernur Rano mendorong PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengelola Jakarta International Stadium (JIS) seperti San Siro di Italia pada Mei 2026. "San Siro adalah ikon sepak bola dunia yang hidup sebagai ruang sejarah, bisnis, dan hiburan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaNiko Atmaja Panaskan Mesin PDIP Jakarta Utara
BeritaKetua DPC PDI Perjuangan Jakarta Utara, Niko, menekankan seluruh pengurus di tingkat kelurahan (ranting) untuk senantiasa hadir dan memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi warga sekitar. Niko menegaskan bahwa jabatan dan amanah yang diberikan partai harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Maia Estianty Haru Alyssa Daguise Melahirkan Normal
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Operasi Wajah
- Polisi Beberkan Alur Distribusi Ekspor Ilegal Motor Jaksel
- Polisi Bubarkan Balap Liar di Taman Mini Jakarta Timur
- Audrey Bianca Stop Nasi Putih Demi Miss World 2026
- Rano Karno Ingin JIS Seperti San Siro Milan
Artikel Terbaru
IHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo
Kadin Jaktim Anta Ginting Dorong Pengusaha Lokal Jadi Pilar Ekonomi
Rano Karno Ingin JIS Seperti San Siro Milan
Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris
Ammar Zoni Ajukan PK, Peluang Sukses Dinilai Kecil
TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer
Tautan Sahabat
- Mourinho Sepakat Kembali ke Real Madrid, Bereskan Kekacauan
- Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
- Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda
- Herdman Ubah Status Underdog Timnas Jadi Peluang
- Persija Tekuk Persik 3-1, Witan Persembahkan Gol untuk Jakmania
- Chelsea vs Manchester City Final Piala FA Penentuan Juara
- Cinta Lamine Yamal di Parade Barcelona, Palestina
- Ruang Perawatan Al Nassr Makin Sesak, Kondisi Memburuk
- PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Sebelum Kickoff
- Juventus Butuh Bantuan Tiga Tim untuk Lolos Liga Champions