Lokasi: Berita >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Berita56839 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/g22a5i8zd.html
Artikel Terkait
Emas Antam Stagnan di Rp2.839.000 per Gram Hari Ini
BeritaHarga emas Antam tidak mengalami perubahan dan masih bertahan di level Rp2. 839....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
BeritaDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Beritadr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Kopda Feri Dituntut 10 Tahun dan Dipecat
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Artikel Terbaru
Transisi Pilot TNI AU dari Hawk ke Rafale Penuh Tantangan
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Messidoro Harap Persis Solo Selamat dari Degradasi
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Tautan Sahabat
- Bamsoet Tekankan Peran Kebangsaan di HUT ke-8 Motor Besar
- Menteri ESDM Bahlil Pastikan Energi Nasional Aman
- Muhadjir Effendy Hadir di KPK Usai Batal Diperiksa
- Noel Ebenezer Terjerat Kasus Pemerasan K3, Harap Selesai
- Menbud Fadli Zon Rancang Logo Warisan Budaya Tak Benda
- Sidang Isbat Idul Adha 2026 Live Streaming Hari Ini
- Polemik Cerdas Cermat, Ketua Komisi II Minta Juri Dicopot
- BNI dan PBSI Sukses Antarkan Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026
- KBPP Polri Audiensi dengan Kapolri Bahas Munas VI 2026
- Ketua Komisi II DPR Minta Juri LCC MPR Kalbar Di-blacklist